Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GAGALNYA LADY GAGA: Sold out dulu baru izin?

INDONESIA MASUK menjadi berita internasional dalam dua pekan ini. Ada dua isu yang disorot berbagai media asing, yaitu jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet100 di Gunung Salak Bogor 9 Mei lalu, dan konser Lady Gaga.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Mei 2012  |  02:25 WIB

INDONESIA MASUK menjadi berita internasional dalam dua pekan ini. Ada dua isu yang disorot berbagai media asing, yaitu jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet100 di Gunung Salak Bogor 9 Mei lalu, dan konser Lady Gaga.

 

Seperti yang dikatakan seorang penyiar Radio Prambors, Rabu (16 Mei 20125), kabar akan gagalnya konser Lady Gaga yang akan dihelat 3 Juni di Gelora Bung Karno menjadi berita di media asing, seperti Bloomberg, BBC, dan lain-lain.

 

Buntut dari hampir gagalnya konser bertajuk Born This Way Ball ini menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat, “mengapa baru sekarang dikabarkan konser gagal?” “Mengapa pihak promotor belum kantongi izin tapi sudah menjual tiket?”

 

Pertanyaan-pertanyaan di atas wajar jika muncul. Pasalnya, mengapa konser dengan harga tiket ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah itu tak mendapat izin dari Polda  Metro Jaya?

 

Bahkan, Kapolda Meto Jaya  Inspektur Jenderal polisi Untung S Rajab mengancam akan membubarkan konser Lady Gaga jika pihak penyelenggara ngotot  menampilkan pelantun Poker Face ini di Jakarta.

 

Kapolda pun mempersilakan penyelenggara, dalam hal ini promotor Big Daddy memindahkan konser ke luar Jakarta. Di sisi lain, sang promotor tengah berupaya mendapat izin.

 

Seperti apa sih sebenarnya proses mendapatkan izin konser di Tanah Air ini? Para fans pastinya tak mau dirugikan, karena sudah antre, dan mengeluarkan uang. Terpenting lagi, mereka bakal tak menyaksikan aksi idolanya.

 

Semestinya, promotor pertunjukan semacam Big Daddy ini telah mengantongi izin baru menjual tiket. Jangan menjual tiket terlebih dahulu dan sold out baru urus perizinan!

 

Ibarat pengembang perumahan, jual iklan terlebih dahulu baru bangun. Hasil uang muka rumah lalu dijadikan si pengembang untuk membangun rumah yang sebenarnya.

 

Apabila sang promotor khawatir peluangnya untuk menampilkan Lady Gaga dibayang-bayangi promotor lain (persaingan promotor), maka Big Daddy semestinya sudah mengantongi kesepakatan dengan manajemen Lady Gaga untuk menampilkan sang artis ini di Jakarta.

 

Terlebih, rencana manggung Lady Gaga bukan dadakan. Jangan juga promotor ‘ngotot’ melaksanakan konser, dan tiba-tiba polisi membubarkan konser. Seperti pedagang kaki lima yang ditertibkan petugas Trantib. Ah, akankah konser Lady Gaga (l) menjadi Lady Gaga (h)? (Nancy Junita/ea)

 

BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI/Kabar24.com

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top