Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelukis Srihadi Pameran Retrospeksi Tampilkan 130 Karya

JAKARTA: Pelukis Srihadi Soedarsono menggelar pameran tunggal di Art:1 New Museum, Jl Rajawali Selatan Raya No 3 Jakarta Pusat sekaligus peluncuran buku Srihadi dan Seni Rupa Indonesia yang ditulis Jim Supangkat yang juga sekaligus kurator pameran. 
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  11:43 WIB

JAKARTA: Pelukis Srihadi Soedarsono menggelar pameran tunggal di Art:1 New Museum, Jl Rajawali Selatan Raya No 3 Jakarta Pusat sekaligus peluncuran buku Srihadi dan Seni Rupa Indonesia yang ditulis Jim Supangkat yang juga sekaligus kurator pameran.   Acara peresmian yang berlangsung tadi malam Selasa 30 Mei ini diresmikan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti dihadiri ratusan pencinta seni.“Pameran ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian Art:1 terhadap terselenggaranya program pameran yang berkualitas. Pameran perdana Srihadi menjadi signifikan dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia di masa depan,” kata pengelola Art:1 New Museum Martha Gunawan.Menurut Martha, pameran yang berlangsung sampai 30 Agustus ini juga bertujuan mengedepankan edukasi seni, terutama mengenai perkembangan seni rupa Indonesia – baik tokoh, sejarah, maupun karya seni rupanya, ke masyarakat yang lebih luas.Kurator Jim Supangkat mengatakan bahwa pameran tunggal ini akan menampilkan 130 karya yang terdiri dari karya-karya yang belum pernah dipamerkan sebelumnya, dari sketsa, print, drawing dan lukisan termasuk 10 karya terbaru. Pameran ini merupakan retrospeksi perjalanan Srihadi.“Karya-karya penting Srihadi diangkat dari koleksi pribadi sang pelukis, yang disimpannya selama bertahun-tahun sejak awal karirnya. Pameran ini menyajikan pula karya-karya terbaru Srihadi yang masih memperlihatkan perkembangan,” kata Jim.   Sementara itu Srihadi mengatakan bahwa pada pameran ini ditampilkan karya yang dibuat mulai tahun 1946 sampai 2012. Di antaranya drawing saat mempertahankan RI pada 1945-1947 yang disebut Dokumentasi Yogya. Salah satu drawing itu adalah jatuhnya pesawat Dakota yang membawa obat-obatan  dan ditumpangi Dokter Abdurahman Saleh yang terjadi pada 29 Juli 1947.Menurut Martha, program Art: 1 ini merupakan pameran yang sangat penting karena Srihadi Soedarsono merupakan salah satu perupa senior Indonesia yang perkembangan karya-karyanya memiliki sejarah serta rekam jejak yang sangat panjang, baik secara nasional maupun internasional. Pameran ini yang menampilkan pencapaian artistik Srihadi dari masa ke masa.   “Tidak diragukan lagi, buku Srihadi dan Seni Rupa Indonesia akan menjadi sebuah sumber pengetahuan yang sangat berharga untuk menjelaskan mengenai sosok Srihadi Soedarsono dan sekaligus sejarah seni rupa Indonesia. Selain itu, buku ini juga mengetengahkan pula benang merah sejarah seni rupa Indonesia,” tambah Martha. (faa)

 

BERITA LAINNYA:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top