Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Festival Film Internasional Jakarta Diikuti Ratusan Sineas Mancanegara

Festival Film Internasional kembali diselenggarakan di Jakarta. Kali ini, tema yang diusung adalah spirituality, religion, dan visionary. Sejak April 2013, ratusan sineas dari seluruh dunia mengikutsertakan film mereka untuk diseleksi.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 24 November 2013  |  00:04 WIB
Festival Film Internasional Jakarta Diikuti Ratusan Sineas Mancanegara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Festival film internasional kembali diselenggarakan di Jakarta. Kali ini, tema yang diusung adalah spirituality, religion, dan visionary. Sejak April 2013, ratusan sineas dari seluruh dunia mengikutsertakan film mereka untuk diseleksi. 

Damien Dematra, founder dan director International Film Festival for Spirituality, Religion, and Visionary (IFFSRV) mengatakan salah satu pertimbangan utama pemilihan film terbaik dalam festival ini merujuk pada tujuan antara lain membangun hubungan sehat dan harmonis dalam masyarakat

"Selain itu komunikasi dengan Tuhan terlepas dari perbedaan jenis kelamin, agama, ras, dan status ekonomi," ujarnya dalam rilis diterima Bisnis, Sabtu (23/11/2013).

Pada tahun pertama penyelenggaraan festival ini, selain mendapat dukungan penuh dari cCnema XXI dan Russian Culture Center, IFFSRV juga menggandeng Universitas Mercu Buana sebagai partner penyelenggara. 

Menurut Wakil Rektor Universitas Mercu Buana Dana Santoso,  pada Opening Night (27/11/2013), akan dilakukan Special Screening beberapa film karya anak bangsa yang berasal dari civitas academica Mercu Buana.

Selain Opening Night pada 27 November yang diadakan di Planet Hollywood, pada 28 November akan dilakukan Awarding Day, yaitu pemberian penghargaan pada para pemenang festival di Universitas Mercu Buana. 

Penayangan film-film festival ini akan dilakukan selama seminggu sejak 29 November di Pusat Kebudayaan Rusia pukul 10.00 WIB hinggal 18.00 WIB, tanpa dipungut bayaran. 

Adapun untuk juri final IFFSRV, terpilih tokoh-tokoh masyarakat yang pernah mengalami pengalaman spiritual, di antaranya Lily Wahid, Ageng Kiwi, Tiara Savitri, yang diketuai oleh Damien Dematra.

Sejalan dengan visi dan misi IFFSRV, pada penghujung acara konferensi pers, yang diadakan di Russian Culture Center pada 22 November ini dengan dipadati tokoh masyarakat, seniman, dan kalangan artis ibu kota, artis Indonesia membuat sebuah deklarasi Gerakan Artis Indonesia Peduli (GAIP). 

Menurut penggagas GAIP, sutradara Damien Dematra dan penyanyi Ageng Kiwi, GAIP merupakan gerakan sosial (nonpolitis) dari artis-artis Indonesia untuk kepedulian sosial kepada yang membutuhkan. 

Artis-artis yang turut berpartisipasi di antaranya Ageng Kiwi, Okie Agustina, Nafa Urbach, Sandy Tumiwa, Tessa K, Five V, Joe Richard, Indra Brugman, dan Adi Darma.

Selain itu, Adi Wijaya, Novita Sari, Larry Niko, Candra Wahyu , Lia Srigala, Imam Dwisa, Liana Aprilia, Natasha Dematra, Lia Amelia, Pagitta Ross, Vina Yunita, dan Aditya Antika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

film festival film
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top