Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hipertensi Bisa Bikin Pria Mandul

Jangan anggap enteng persoalan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Khusus pada pria, hipertensi mempengaruhi kesuburan. Praktik hal ini berdampak pada kelangsungan untuk mendapatkan keturunan.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 11 Desember 2014  |  08:02 WIB
Hipertensi Bisa Bikin Pria Mandul
Ilustrasi sperma - medicaldaily.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Jangan anggap enteng persoalan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Khusus pada pria, hipertensi mempengaruhi kesuburan. Praktik hal ini berdampak pada kelangsungan untuk mendapatkan keturunan.

Tubuh manusia ibarat mesin. Bagian yang satu saling terkait dengan bagian lain, saling bekerja sama seperti otot, sendi, dan tulang dalam suatu proses yang rumit. Dengan kata lain, bila salah saty bagian bermasalah maka bagian lain juga berdampak. Efek domino!

Demikian halnya dengan masalah ketidaksuburan atau mandul (infertilitas) pada pria. Para ahli menemukan bahwa hipertensi menjadi salah satu faktor kemandulan pada pria.

"Sekitar 15 persen dari semua pasangan memiliki masalah kesuburan, dan setengah dari kasus ini pria kekurangan semen (cairan mani),” kata Direktur  Unit Kesehatan Reproduksi Pria dan Operasi di Stanford University, yang juga pemimpin penelitian, Dr Michael Eisenberg.

Eisenberg yang juga Asisten Profesor di Bidang Urologi ini mengatakan penting untuk memperhatikan jutaan pria yang mengalami kemandulan. Masuk akal ketika Anda melihat efek dari stres dan tekanan darah tinggi pada kesehatan reproduksi pria. Disfungsi ereksi (ED) terjadi ketika seorang pria memiliki persoalan jaringan pembuluh darah di penis.

Persoalan pembuluh darah ini – antara lain bisa adi terlalu sempit untuk membawa jumlah yang tepat darah - adalah penyebab paling umum dari ED, menurut American Academy of Family Physicians. Jadi, pria memiliki masalah dengan sistem kardiovaskular dan reproduksi. Tentu, hal seperti ini menimbulkan stres, efek yang telah terbukti mengurangi kualitas sperma.

Dengan perdebatan di semua komponen ini, pasien infertilitas mungkin dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.

"Kesehatan seorang pria sangat berkorelasi dengan kualitas air mani," kata Eisenberg.

"Mengingat tingginya insiden infertilitas, kita perlu mengambil pandangan yang lebih luas. Seperti saat mengobati infertilitas pria, kita juga harus menilai kesehatan mereka secara keseluruhan. Kunjungan  ke klinik kesuburan merupakan kesempatan besar untuk meningkatkan perawatan mereka, dan untuk mengetahui kondisi lain, yang sekarang kita duga bisa membantu menyelesaikan infertilitas. "

Diet Mediterania

Eisenberg dan timnya menemukan korelasi antara hipertensi dengan kekurangan air mani setelah melihat catatan medis dari 9.387 orang, dengan usia pasien berkisar 38 tahun yang telah berobat ke Stanford Hospital & Clinics antara tahun 1994 dan 2011.

Para pria ini secara rutin memberi sampel semen untuk dianalisis volume , konsentrasi, dan motilitas (kemampuan sperma untuk bergerak melalui saluran reproduksi wanita). Sekitar setengah laki-laki memiliki air mani normal. Tetapi ketika para peneliti melihat masalah kesehatan lainnya, mereka menemukan bahwa 44 persen memiliki sesuatu yang lain yang bisa saja menyebabkan infertilitas.

Jantung, pembuluh darah, dan tekanan darah adalah  masalah yang memainkan peran terbesar. Meskipun jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan untuk mengurangi stres dan tekanan darah tinggi untuk meningkatkan kesuburan, pria dengan masalah DE mungkin mendapat manfaat dari diet Mediterania.

Sebuah studi dari minggu lalu menemukan bahwa pria dengan DE yang mulai makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, minyak zaitun, ikan, dan biji-bijian mampu mengembalikan beberapa kerusakan pembuluh darah. Banyak cara untuk mengurangi stres, Anda hanya perlu menemukan apa yang tepat untuk Anda. (Bisnis.com)

BACA JUGA:

Tips Cegah Gangguan Kulit karena Popok

HERPES ZOSTER: Bisa Dicegah dengan Vaksinasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi

Sumber : Medicaldaily.com

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top