Pria Paling Rawan Berselingkuh Saat Berusia 40 Tahun

Pria yang menginjak usia 40 tahun sebenarnya tengah memasuki usia rawan berselingkuh.
Mia Chitra Dinisari | 07 Januari 2015 09:04 WIB
Ilustrasi - Sheckys

Bisnis.com, JAKARTA—Pria yang menginjak usia 40 tahun sebenarnya tengah memasuki usia rawan berselingkuh.

Hal ini sedikit banyak membenarkan mitos krisis paruh baya yang dialami pria adalah benar, karena menurut survei, pria lebih mungkin berpotensi berselingkuh dari pasangan mereka saat usia mereka memasuki 49 tahun.

Hal ini dipicu perasan mereka yang khawatir menjadi tua dan tidak menarik lagi, dan tidak diinginkan perempuan. Biasanya, mereka jika memiliki kenaikan libido yang merupakan bagian dari krisis paruh baya.

Sebuah penelitian yang dilakukan di tiga negara menyebutkan selain usia 40 tahun, usia 34 dan 44 juga merupakan usia rawan selingkuh para pria.

Penelitian tersebut menyebutkan kecenderungan libido meningkat pada awal remaja dimulai, kemudian mulai mereda di usia 30 tahun, dan kembali meningkat pada usia 40 tahun.

Peneliti dilakukan oleh Terence Cheng dari University of Melbourne, "Kebahagiaan manusia menyentuh titik terendah sekitar usia 40-42 karena itu mereka berusaha mencari kebahagiaan lain".

Hal ini akan menunjukkan bahwa krisis paruh baya adalah nyata. Pria cenderung mengatasinya dengan hobinya seperti mengurus mobil, mulai berdandan dan urusan sisi menarik dirinya tentunya.

Istilah 'setengah baya krisis' disebutkan oleh psikolog Elliot Jaques pada tahun 1965. Dia menggambarkan sebagai "pertemuan dewasa dengan konsepsi kehidupan untuk dijalaninya.


Mereka menyebutkan umumnya ditandai dengan pria paruh baya merasa khawatir menghadapi kematian, dan berusaha untuk menghindari kematian dengan terlibat dalam hal yang mampu menyenangkan dirinya.

 

Sumber : times of India

Tag : selingkuh
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top