Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obat Kumur Belum Banyak Digunakan Orang Indonesia

Obat Kumur Belum Banyak Digunakan Orang Indonesia
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 29 Januari 2015  |  13:59 WIB
Kebiasaan menggigit kuku - almanac.com
Kebiasaan menggigit kuku - almanac.com

Bisnis.com, JAKARTA – Menjaga kebersihan rongga mulut dengan rutin menyikat gigi dan menggunakan obat kumur adalah salah satu upaya memelihara kesehatan tubuh secara optimal. Sayangnya, hasil survey Listerine menyatakan dari 947 responden yang mayoritas berdomisili di beberapa kota besar di Indonesia, baru sekitar 46% responden yang sudah memiliki kebiasaan rutin kumur dengan obat kumur atau mouthwash.

Menurut Senior Bran Manager PT. Johnson & Johnson, kebiasaan masyarakat Indonesia yang  gemar menikmati aneka makanan dan minuman belum diiringi dengan pengetahuan dan kebiasaan perawatan gigi dan mulut yang baik.

“Orang Indonesia mindset-nya masih pengobatan, bukan perawatan jadinya merasa tidak relevan menggunakan mouthwash,” ujarnya dalam acara peluncuran Listerine Multi Protect, Kamis (29/01/2015).

Padahal, variasi makanan yang dikonsumsi masyarakat Indonesia cukup banyak. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain kerupuk, teh, cokelat, es krim, minuman soda, keripik, kopi, kacang-kacangan, permen, makanan yang mengandung banyak asam, dan aneka es.

Ketua Divisi Pendidikan dan Litbang Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) mengemukakan,  menggunakan obat kumur dapat membantu menghilangkan sisa makanan yang menempel di sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Meski begitu, dia mengingatkan  sikat gigi tetaplah yang utama, dan obat kumur tidak bisa berfungsi menggantikan sikat gigi.

“Mulut merupakan gerbang masuknya berbagai jenis penyakit, termasuk bakteri yang berkembang biak di dalam gigi, mulut dan gusi,” ujarnya. Dia juga menambahkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula, asam, kafein dan bertekstur keras atau ekstrim panas dan dingin secara rutin tanpa diiringi perawatan yang baik dapat menyebabkan permasalahan gigi seperti berlubang, karies, plak dan gigi yang berubah warna.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top