Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Mudah Agar Gigi Anda Tidak Keropos

Paparan asam hasil penguraian sisa makanan dan bakteri dalam mulut secara terus-menerus membuat gigi menjadi keropos.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 01 Februari 2015  |  01:28 WIB
Ini Cara Mudah Agar Gigi Anda Tidak Keropos
Tindik oral merusak gigi dan gusi - 3tend.com
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Paparan asam hasil penguraian sisa makanan dan bakteri dalam mulut secara terus-menerus membuat gigi menjadi keropos.

"Di dalam mulut sebenarnya rentan terjadi pengeroposan gigi. Namun, dalam keadaan normal sebenarnya gigi memiliki pertahanan cukup baik untuk mengatasi pengikisan," kata Research and Innovation Manager Formula Oral Care, Puji Astuti.

Menurut Puji, sejatinya gigi dapat memperbaiki dirinya sendiri melalui mineral-mineral dari air liur (saliva), tetapi jika terpapar asam terus-menerus tentunya gigi tidak punya kesempatan melakukan perbaikan.

Paparan asam yang berlangsung secara terus-menerus terhadap gigi itulah yang kemudian menyebabkan lapisan email gigi menjadi semakin tipis dan kemudian menjadikan gigi keropos.

"Pada dasarnya, gigi keropos disebabkan oleh asam hasil penguraian sisa makanan dan bakteri dalam mulut. Makanya, gigi memerlukan lapisan untuk melindungi gigi dari serangan asam".

Berbeda kondisinya dengan perokok, paparnya, kandungan tar dari rokok sebenarnya lebih membahayakan gigi, sebab semakin lama zat tar akan mengendap dan membentuk lapisan keras di gigi.

"Tar yang mengendap menjadi lapisan keras ini memperparah pengeroposan gigi. Apalagi, di dalam mulut juga menghasilkan paparan asam terhadap gigi hasil penguraian sisa makanan dan bakteri," ujarnya.(ant/yus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gigi

Sumber : Antara

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top