Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WABAH DEMAM BERDARAH: 4 Orang Meninggal di Manado

Wakil Wali Kota Manado, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, mengatakan hingga akhir bulan Januari 2015 tercatat empat orang meninggal akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 02 Februari 2015  |  09:16 WIB
WABAH DEMAM BERDARAH: 4 Orang Meninggal di Manado
Nyamuk Aedes aegypti - wikipedia.org

Bisnis.com, MANADO— Wakil Wali Kota Manado, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, mengatakan hingga akhir bulan Januari 2015 tercatat empat orang meninggal akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penyakit akibat penularan dari nyamuk Aedes aegypti itu telah mencapai 270 kasus, kata Mangindaan ketika memberikan sambutan dalam ibadah di GMIM Logos, Kelurahan Paniki Satu, Kota Manado, Minggu (1/2/2015).

SIMAK: Ini Penyebab Rambut Rontok

Wakil Wali Kota Mangindaan meminta segenap lapisan masyarakat di daerah tersebut melakukan bersih-bersih di setiap lingkungan dan dalam rumah guna memberantas nyamuk aedes aegypti penular penyakit DBD.

Harley Mangindaan mengajak masyarakat secara serentak mengintensifkan kegiatan 3M guna mencegah pengembangbiakan jentik nyamuk penular penyakit DBD.

Menurut Mangindaan, 3M adalah Menutup tempat-tempat air, Menguras bak mandi atau ember yang tergenang air, Mengubur barang bekas seperti kaleng, ban bekas.

Jentik nyamuk Aedes aegypti penyebarkan penyakit DBD itu memiliki kebiasaan berkembang biak melalui genangan air dalam bak atau ember dan kaleng atau ban bekas.

BACA JUGA:

Tips Fit & Sehat Saat Cuaca Berubah

Sering Konsumsi Minuman Manis Percepat Menstruasi

EVAKUASI AIRASIA QZ8501: Ayu Dikremasi Tanpa Kehadiran Orangtua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demam berdarah

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top