Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kim Kardashian Harus Angkat Rahimnya Bila Hamil Lagi

Sosialita seksi Kim Kardashian menuturkan dokter meminta dirinya mengangkat rahimnya bila hamil untuk kedua kalinya.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 02 April 2015  |  14:37 WIB
Kim Kardashian - Mirror.co.uk
Kim Kardashian - Mirror.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA— Sosialita seksi Kim Kardashian menuturkan dokter meminta dirinya mengangkat rahimnya bila hamil untuk kedua kalinya.

Dilansir Mirror.co.uk, Kamis (2/4/2015), Kim Kardashian mengatakan hal itu setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan perihal kemungkinan dirinya untuk hamil anak kedua.

Dalam potongan episode Keeping Up With The Kardashians, Kim menelepon suaminya, Kanye West, untuk mengabarkan berita yang mengejutkan dirinya.

Dokter menuturkan dirinya harus melakukan operasi histerektomi untuk mengangkat rahim (uterus) bila hamil lagi. Kim dan suaminya tengah berupaya untuk memiliki anak kedua.

“Saya baru dari dokter kesuburan, dan mengatakan saya perlu ke ahli bedah untuk memastikan sesuatu yang ada di rahim saya,” katanya.

Menurut dokter, kesempatan hamil bagi Kim hanya sekali lagi, pasalnya plasentanya tumbuh di rahim, maka ketika memiliki bayi lagi, plasenta itu akan berkembang ke bagian kanan. Ketika itulah dianggap waktu yang tepat bagi dokter bedah untuk mengangkat rahim, karena perdarahannya relatif minim.

Menurut Kim, dirinya sempat meneteskan air mata mendengar kabar itu. Saat ini Kim dan Kanye telah memiliki seorang anak berusia 2 tahun bernama North West.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kim kardashian

Sumber : Mirror.co.uk

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top