Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rapper Wiz Khalifa Diborgol di Bandara Los Angeles

Penyanyi rap Wiz Khalifa diborgol petugas Bea Cukai Amerika Serikat (AS), karena menolak berhenti menggunakan hoverboard di Bandara Internasional Los Angeles, Sabtu (22/8/2015).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Agustus 2015  |  08:03 WIB
Wiz Khalifa - wattpad.com
Wiz Khalifa - wattpad.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Penyanyi rap Wiz Khalifa diborgol petugas Bea Cukai Amerika Serikat (AS), karena menolak berhenti menggunakan hoverboard di Bandara Internasional Los Angeles, Sabtu (22/8/2015).

Video yang diunggah di Instagram Khalifa memperlihatkan tiga petugas Bea Cukai AS dan Perlindungan Perbatasan menjepit sang penyanyi ke lantai dan memintanya untuk berhenti melawan.

"Saya tidak melawan, Pak," kata Khalifa (27) dalam video itu.

Sementara, dalam video terpisah di Twitter Khalifa, dia terlihat berdiri dengan tangan diborgol oleh petugas.

"Saya tidak melakukan apa-apa," kata Khalifa kepada petugas, seperti dilaporkan Reuters.

"Apa yang ingin Anda lakukan? Menempatkan saya di penjara karena tidak mendengarkan apa yang anda katakan?" ujarnya.

Juru bicara Bea Cukai AS dan Perlindungan Perbatasan Jamie Ruiz mengatakan Khalifa hanya diborgol dan tidak ditahan.

Menurut Ruiz, petugas memperlakukan wisatawan dengan hormat asalkan mengikuti perintah demi keselamatan pribadi dan orang lain.

Khalifa, yang nama aslinya adalah Cameron Jibril Thomas , penyanyi rap ternama. Lagunya "See You Again" duduk di peringkat teratas tangga Billboard Hot 100 selama dua bulan,

Khalifa mengatakan di Twitter, dia baru kembali ke Amerika Serikat setelah perjalanannya ke Prancis dan Finlandia.

Di Twitter juga, dia mengatakan dirinya merupakan generasi pengguna hoverboard, yakni serupa skateboard yang dapat melayang-layang di atas tanah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rapper korea penyanyi amerika

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top