Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Merawat Kain Supaya Awet dan Indah

Puluhan peragawati melenggak-lenggok di sepanjang runway Jakarta Fashion Week 2017.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  14:54 WIB
Koleksi Handy Hartono dalam Jakarta Fashion and Food Festival - jfff
Koleksi Handy Hartono dalam Jakarta Fashion and Food Festival - jfff

Bisnis.com, JAKARTA - Puluhan peragawati melenggak-lenggok di sepanjang runway Jakarta Fashion Week 2017.

Mereka mengenakan pakaian yang elok dengan aneka warna. Saat pergelaran koleksi busana Billy Tjiong, misalnya, warna pada busana yang dipakai para model tampak segar. Gradasi warna peachpink, violet, dan biru tampak cerah dan tegas.

Selain desain, Billy Tjiong memperhatikan betul bagaimana rona yang terpancar pada pakaian. Karena itu, menurut dia, mengempu atau merawat kain bukan pekerjaan yang mudah dan tak bisa dilakukan serampangan.

"Kain menjadi salah satu modal yang menentukan sukses-tidaknya karya desainer," ujarnya. 

Dosen bidang fashion fabric di Binus Northumbria School of Design dan ESMOD Indonesia, Nurul Akriliyati, membenarkan ucapan Billy Tjiong. Saat ditemui dalam acara fabric clinic untuk fashionista yang diselenggarakan Softener So Klin, Nurul membeberkan cara merawat kain supaya awet dan indah, seperti busana rancangan Billy Tjiong.

"Pertama, untuk pakaian berwarna putih, pencuciannya harus dipisahkan dengan yang lain," ucap Nurul di Senayan City, Jakarta Pusat, Senin, 23 Oktober 2016. Tujuannya, mencegah pakaian terkena lunturan atau berubah warna menjadi kusam lantaran tercampur dengan pakaian lain.

Kedua, untuk pakaian berbahan dasar sutra, perlu perlakuan ekstra agar tidak rusak. Perawatan dan pencucian pun mesti dilakukan dengan hati-hati. Sebab, kain ini sifatnya sangat rentan dan mudah kusut. Pakaian berbahan dasar sutra juga tak boleh dicuci dengan mesin. Artinya, harus manual memakai tangan.

Ketiga, untuk yang berbahan dasar wol, pencucian tak harus dilakukan dengan dry clean. Bisa saja mencucinya dengan air dingin menggunakan sampo bayi. Setelah itu, diangin-anginkan.

Sebaiknya tidak membiarkan kain wol berkontak dengan sinar matahari secara langsung. Satu lagi yang tak kalah penting, pakaian berbahan dasar wol tak boleh dibiarkan masuk mesin cuci karena bisa menyusut.

Kain yang dirawat dengan baik sesuai dengan jenisnya tentu berpengaruh positif bagi pemakainya. Marketing Manager Softener So Klin Julie Widyawati mengatakan pakaian yang diempu dengan bijaksana bakal meningkatkan suasana hati pemakainya.

 "Kepercayaan diri turut memuncak, apalagi buat perempuan," katanya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top