Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

18,8% Anak Usia 5-12 Tahun Alami Obesitas?

Tahukah Anda ada sebanyak 18,8% anak usia 5-12 tahun mengalami kelebihan berat badan dan 10,8% menderita obesitas. Angka tersebut ditunjukan oleh Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dimana juga menyatakan prevalensi obesitas pada anak yang disertai dengan komorbiditas erat kaitannya dengan kejadian obesitas pada orang tua.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 04 November 2016  |  02:27 WIB
18,8% Anak Usia 5-12 Tahun Alami Obesitas?
Bocah penderita obesitas ekstrem asal Karawang, Arya Permana, (kiri) bersama teman-temannya bersiap-siap mengikuti pendidikan di kelas IV Sekolah Dasar - Antara/M. Ali Khumaini
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Tahukah Anda ada sebanyak 18,8% anak usia 5-12 tahun mengalami kelebihan berat badan dan 10,8% menderita obesitas. Angka tersebut ditunjukan oleh Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dimana juga menyatakan prevalensi obesitas pada anak yang disertai dengan komorbiditas erat kaitannya dengan kejadian obesitas pada orang tua.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Muhamad Subuh mengatakan kegemukan dan obesitas sendiri dapat didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama.

Ada beberapa faktor penyebab obesitas seperti jumlah asupan energi berlebih, kebiasaan mengonsumsi jenis makanan dengan kepadatan energi yang tinggi (tinggi lemak dan gula, kurang serat), jadwal makan tidak teratur, tidak sarapan, kebiasaan mengemil, serta teknik pengolahan makanan (banyak menggunakan minyak, gula, dan santan kental),” jelasnya dalam siaran pers, Kamis (3/11/2016).

Selain itu, lanjutnya, kurangnya aktivitas fisik juga meningkatkan risiko obesitas. Kemajuan teknologi serta tersedianya berbagai fasilitas yang memberikan berbagai kemudahan menyebabkan menurunkan aktivitas fisik sebagian besar masyarakat.

Faktor lain yang menyebabkan obesitas pada anak adalah faktor genetik yaitu adanya riwayat obesitas pada anggota keluarga yang kemungkinan diwariskan kepada keturunan,” bebernya.

Dia menambahkan ada juga faktor lain seperti konsumsi obatan-obatan tertentu dan faktor usia. Ketika usia bertambah, maka sistem metabolisme akan menurun sehingga menyebabkan lemak lebih cepat tersimpan di dalam tubuh.

Untuk itu, kami mnnghimbau kepada pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk dapat berpartisipasi dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian obesitas pada anak,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan obesitas kementerian kesehatan
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top