Senggigi Sunset Jazz 2017 : Tohpati Bertiga Trio Tampil Memukau

Musisi yang tampil pada Senggigi Sunset Jazz 2017 pada hari pertama sukses dan berhasil memukau ribuan penonton yang datang pada acara tersebut.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 September 2017  |  14:15 WIB
Senggigi Sunset Jazz 2017 : Tohpati Bertiga Trio Tampil Memukau
Senggigi Sunset Jazz 2017 - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Musisi yang tampil pada Senggigi Sunset Jazz 2017 pada hari pertama sukses dan berhasil memukau ribuan penonton yang datang pada acara tersebut.

Salah satu penampilan yang dinanti penonton adalah Tohpati Bertiga Trio nyentrik bentukan seorang gitaris tersebut tampil begitu apik pada saat membawakan lagu album perdana bernama Riot.

Dalam konser Senggigi Sunset Jazz kali ini, Tohpati Bertiga membawakan sekurangnya 5 lagu andalan dari beberapa album sebelumnnya. Dia juga menyambut penonton yang antusias menanti hingga akhir acara.

"Terima kasih atas dukungan kalian semua. Senang bisa tampil di Senggigi Susnet Jazz. Semoga ini bisa menjadi pagelaran jazz tahunan. Penontonnya makin banyak, makin ramai. Lebih keren lagi acaranya,” tutur Tohpati dalam keterangan resminya, Sabtu (22/9/2017)

Pada pertengahan konser, penonton Senggigi Sunset Jazz juga disuguhkan dengan penampilan solo Indro Hardjodikoro yang telah memainkan irama bass yang membuat suasana semakin meriah.

Setelah Tohpati Bertiga, Yura Yunita menjadi penutup di panggung Rinjani Stage. Yura sukses membuat ribuan penonton baper dengan lagu seperti Intuisiku, Get Long With You, dan ditutup dengan lagu Cinta dan Rahasia.

Yura mengaku mendapatkan atmosfer berbeda saat tampil didepan ribuan penonton Senggigi Sunset Jazz 2017.

"Ini kedua kalinya Yura main di Senggigi Susnet Jazz dan atmosfernya lebih seru tahun ini, lebih rame lagi. Terima kasih teman-teman Lombok. Semoga dalam waktu dekat bisa ketemu lagi,” kata penyanyi asal Bandung itu.

Tambora Stage dan Rinjani Stage Senggigi Sunset Jazz 2017 menampilkan sejumlah band dan musisi ternama Indonesia dan internasional, seperti Chandra Giant Adhie, Pelita Harapan Jazz, Swaramantra, Bandini Koffie Jazz Project, Cellomano (Venezuela), Amy Kurniawan & Band, Tesla Manaf, Dua Drum, Ricad Hutapea dan Line (Tokyo) yang tampil sangat atusias.

Senggigi Sunset Jazz masih akan berlangsung hingga hari ini Sabtu, 23 September 2017. Para musisi jazz ternama seperti Bonita and The Hus Band dan Syaharani akan tampil sejak petang hingga malam sekitar pukul 23.00 Wita. Ajang ini terbuka secara umum alias tidak dipungut biaya.

Bupati Lombok

‎Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengaku warga Lombok Barat sangat antusias dan menikmati event tersebut. Menurutnya, komitmen pemda setempat adalah mengembangkan pariwisata di Lombok Barat agar dapat menarik minat wisawatan.

“Masyarakat sangat antusias dan sangat menikmati. Insya Allah, event seperti ini akan terselenggara lagi. Karena ini sudah menjadi komitmen kami untuk mengembangkan pariwisata Lombok Barat,” katanya.

Fauzan Khalid berharap, kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif dalam upaya menggeliatkan potensi pariwisata di Lombok Barat dan bisa membuat masyarakat Indonesia dan mancanegara bisa semakin mencintai Pulau Seribu Masjid itu.

Menurutnya, jika orang semakin mencintai Lombok, maka keinginan untuk berkunjung akan semakin meningkat. Pemkab Lombok Barat menargetkan kunjungan wisatawan menyentuh angka 750.000 pengunjung. Hingga Juni ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Barat sudah mencapai 550.000 ribu wisatawan.

"Kami optimistis dengan kegiatan superti Senggigi Sunset Jazz 2017 mampu menembus angka 1 juta wisatawan," ujarnya.

Secara terpisah, ArchiSS dan Jazz and World Music Festival (JWM) menilai pengunjung Senggigi Sunset Jazz sangat menikmati pertunjukan, karena didukung dengan panorama alam yang indah.

“Biru dan jernihnya air laut, pasir putih dan sunset di Pantai Senggigi menjadi daya tarik yang luar biasa event Senggigi Sunset Jazz ini. Kami lihat tak hanya para pengunjung, tapi para musisi pengisi acara juga menikmati tampil di Senggigi Sunset Jazz," kata Nety Rusi selaku event organizer dari ArchiSS.

Senada dengan Nety, Imam Sofian dari Jazz and World Music Festival (JWM) mengaku bahagia melihat padatnya jumlah pengunjung.

"Hari pertama pengunjung sudah sepenuh ini, biasanya pengunjung yang datang sekarang akan promosi pada temannya, jadi hari kedua akan lebih padat lagi pengunjung," kata Imam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jazz

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top