Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Keputihan Alasan Paling Banyak Perempuan Datangi Dokter Spesialis Kandungan

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Hermina Jatinegara Rino Bonti Tri H. Shanti menjelaskan, keputihan adalah salah satu alasan paling banyak mengapa perempuan mendatangi dokter speisialis kandungan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 18 Oktober 2017  |  03:29 WIB
Keputihan Alasan Paling Banyak Perempuan Datangi Dokter Spesialis Kandungan
Ilustrasi - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA –Infeksi atau penyakit di area kewanitaan bagian luar dapat menyebar ke dalam dan membawa dampak lebih serius. Salah satunya keputihan.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Hermina Jatinegara Rino Bonti Tri H. Shanti menjelaskan, keputihan adalah salah satu alasan paling banyak mengapa perempuan mendatangi dokter speisialis kandungan.

Penyebab keputihan bisa karena infeksi maupun non-infeksi. Leher rahim secara normal mengeluarkan cairan berwarna bening, bersih, tidak berlebihan dan tidak menimbulkan keluhan.

Keputihan yang normal umumnya terjadi menjelang masa subur. Namun, ketika keputihan disertai rasa gatal, berbau busuk dan kemerahan atau rasa panas dan nyeri, harus diwaspadai karena merupakan pertanda infeksi vagina.

Untuk itu, berikut tips menjaga kebersihan bagian kewanitaan

1. Mengetahui organ reproduksi yang normal secara anatomis dan fisiologis

2. Jauhi dari zat-zat kimia yang berbahaya

3. Mencegah terjadinya penyakit menular seksual

4. Hindari penggunaan vaginal douching (pembersihan vagina dengan cairan kimia) secara rutin atau tanpa indikasi

5. Cegah iritasi dan penggunaan bahan-bahan alergenik

6. Kenali siklus haid yang normal dan segera mencari pertolongan apabila terdapat masalah

7. Bersihkan dengan air bersih dan keringkan dengan handuk atau tissue bersih setelah buang air kecil dan buang air besar

8. Membersihkan vagina dari depan ke belakang atau vagina ke anus, bukan sebaliknya

9. Memakai cairan pembersih khusus kewanitaan (feminine hygiene) dengan pH sesuai

10. Memakai pakaian dalam dari katun yang menyerap keringat dan bersih, lalu menggantinya 3 kali sehari atau bila terasa lembab.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wanita
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top