8 Cara Melatih Kesabaran Menghadapi Antrean di Tol

Macet di Kota Jakarta bukan hal aneh. Sebaliknya, kalau tak macet menjadi hal aneh.
Nancy Junita | 26 Oktober 2017 08:19 WIB
Ilustrasi: Polisi mengatur pengalihan jalur mudik ke arah Cirebon dan Jawa Tengah lewat Sadang dan Subang di pintu tol Cikampek Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (15/8/2012). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA – Macet di Kota Jakarta bukan hal aneh. Sebaliknya, kalau tak macet menjadi hal aneh.

Begitu kira-kira gambaran situasi lalu lintas di Kota Jakarta. Kemacetan bukan hanya di jalan arteri. Jalan tol yang katanya jalan bebas hambatan justru bisa lebih macet dibanding jalan arteri dalam situasi tertentu.

Kesal adalah salah satu ekspresi yang kerap muncul jika menghadapi kemacetan, termasuk menanti antrean panjang di jalan tol. Terlebih jika antrean panjang terjadi pada pagi hari saat menuju kantor, sekolah, atau kampus.

Berikut tip menghadapi antrean panjang di jalan tol dari Profesor Rhenald Khasali, pakar manajemen perubahan dari Universitas Indonesia (UI) :

1. Sabar dan tenangkan hati, antrean panjang akan terurai lebih cepat kalau tertib dan tidak pindah-pindah jalur antrean.

2. Ingatlah semua orang punya hak yang sama untuk menggunakan jalan tol. Kita sama-sama butuh pertolongan kalau ada musibah atau kesulitan. Jadi pandang saja mereka sebagai "teman seperjalanan" walaupun tak semobil.

3. Kalau ada yang grasa-grusu pindah-pindah, itu tandanya mereka sedang dalam emergency, sehingga bisa kita dahulukan. Mungkin ada penumpangnya atau keluarganya yang sedang sakit, kebelet pipis, atau akan ketinggalan pesawat. Relakan saja.

4. Miliki kartu tol, e-money atau yang sejenisnya agar selalu terisi. Siapkan sebelum berangkat. Gerakan Nasional Nontunai ini baik untuk kita semua.

5. Ingatlah, semakin hari bekerja di pintu tol semakin kurang nyaman karena polusi kendaraan semakin banyak dan dihisap oleh petugas yang melayani kita. Mereka juga punya hak untuk bekerja di ruang yang lebih nyaman.

6. Kalau kartu sering lambat bereaksi di gardu tol, segera ganti dengan yang lebih baru. Besar kemungkinan kartu sudah ada gangguan, atau mengandung microchips yang sudah ‘jadul’ dan lambat.

7. Kalau mau lebih cepat pakailah OBU (on board unit) yang banyak dijual online, tinggal masuk jalur yang relatif lebih sepi dan tanpa harus gesekkan kartu.

8. Kalau antrean menjadi lebih panjang, maka ingatlah: tak ada hal baru yang selalu mudah.

 

 

Tag : jalan tol
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top