Diplomasi Seni: China dan Vatikan Saling Bertukar Karya Seni

Seni menjadi cara bagi Vatikan dan China untuk saling mencairkan hubungan mereka yang selama ini tegang. Lewat diplomasi seni, Vatikan dan China bertukar karya-karya seni mereka seperti lukisan, vas hingga pahatan.
Dika Irawan | 22 November 2017 15:53 WIB
Museum Vatikan - Indonesia.travel

Bisnis.com, JAKARTA - Seni menjadi cara bagi Vatikan dan China untuk saling mencairkan hubungan mereka yang selama ini tegang. Lewat diplomasi seni, Vatikan dan China bertukar karya-karya seni mereka seperti lukisan, vas hingga pahatan.

Tercatat 40 karya dari Vatikan akan dipamerkan di Kota Terlarang, Beijing. Sebelumnya sebanyak 40 karya dari China mejeng di Museum Vatikan pada Maret lalu.

"Hal ini akan menjati peristiwa yang mengatasi batas waktu dan menyatukan budaya yang berbeda," kata Zhu Jiancheng, Kepala Dana Investasi Budaya China seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/11/2017).

Dia menambahkan, diplomasi seni ini akan memperkuat serta menormalisasi persahabatan antara China dan Vatikan.

Hubungan Vatikan dan Beijing selama ini tidak berjalan harmonis. Orang-orang Katolik China dibagi menjadi dua yaitu mereka yang setia kepada Paus disebut gereja bawah tanah dan yang diakui negara dikenal sebagai Asosiasi Patriotik Katolik China. Perselisihan terjadi karena Vatikan mendesak penunjukan uskup harus berasal dari Paus bukan pemerintah.

Paus Francis dan pendahulunya Benediktus serta John Paul telah mencoba memperbaiki hubungan dengan Beijing Yang diputus oleh Partai Komunis China pada 1951. Namun upaya kesepakatan seringkali terhenti.

“Tanpa rasa takut dan tidak ada penghalang, keindahan dan seni benar-benar merupakan sarana dialog. Ini adalah kunci kesuksesan yang kami, di Museum Vatikan, suka menyebut 'diplomasi seni," kata Barbara Jatta, direktur Museum Vatikan.

Tag : china
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top