Hampir Separuh Lebih Anak di AS akan Obesitas pada Usia 35 Tahun

Hampir tiga dari lima anak di Amerika Serikat akan menderita obesitas ketika mereka berusia 35 tahun. Kemungkinan mereka untuk tidak mengalami obesitas pada usia 35 adalah hanya 21%.
Nindya Aldila | 30 November 2017 07:21 WIB
Anak obesitas - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Hampir tiga dari lima anak di Amerika Serikat akan menderita obesitas ketika mereka berusia 35 tahun. Kemungkinan mereka untuk tidak mengalami obesitas pada usia 35 adalah hanya 21%.

Hal tersebut disimpulkan dari penelitian yang dilakukan oleh Pusat Ilmu Keputusan Kesehatan di Harvard T.H. Chan School, Boston.

Peneliti Zachary Ward mengatakan sekitar 57% dari anak berumur 2 – 19 tahun pada 2016 akan mengalami obesitas ketika memasuki umur 35 tahun.

Saat ini, jumlah orang yang mengalami obesitas pada umur 35 tahun mencapai 35% -- 40%.

“Kasus kelebihan berat badan pada masa kanak-kanak masih terus terjadi. Padahal, anak-anak sekarang sudah mendapatkan banyak intervensi, misalnya diet yang lebih baik dan aktivitas fisik di sekolah,” katanya seperti dikutip Reuters, Kamis (30/11).

Kelompok kulit gelap dan ras hispanik cenderung lebih banyak akan mengalami obesitas dibanding kelompok kulit putih.

Perkiraan tersebut terjadi pada saat tingkat obesitas telah stabil di antara anak-anak usia 6 sampai 11 tahun dan bahkan menurun selama usia 2 – 5 tahun. Namun kasusnya semakin meningkat terutama di antara orang dewasa.

Sekitar 6% anak di AS, atau sekitar 4,6 juta telah mengalami obesitas.

"Anak-anak dengan obesitas parah berisiko tinggi mengalami obesitas pada saat dewasa. Kemungkinan mereka untuk tidak mengalami obesitas pada usia 35 adalah hanya 21% untuk anak usia 2 tahun, turun menjadi sekitar 6% untuk anak usia 19 tahun,” katanya.

Berdasarkan studi yang ditulis dalam jurnal Health Affairs, tiga strategi untuk menangani anak obesitas di antaranya adalah menerapkan pungutan satu sen setiap satu ons minuman yang mengandung pemanis, menyusun standar nutrisi untuk semua makanan yang dijual di sekolah, dan menghapus subsidi pajak untuk perusahaan makanan yang mengiklankan makanan tidak sehat untuk anak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
obesitas

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top