Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Hijab Lebaran 2018 Menurut Dian Pelangi

Dian Pelangi menilai print hijab akan menjadi tren hijab untuk Lebaran 2018.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 15 Maret 2018  |  19:20 WIB
Model mengenakan baju dari berbagai perancang yang mengkhususkan membuat fesyen hijab dalam pergelaran Jakarta Fashion Week 2018 di Senayan City, Jakarta, Minggu (22/10). - ANTARA/Rosa Panggabean
Model mengenakan baju dari berbagai perancang yang mengkhususkan membuat fesyen hijab dalam pergelaran Jakarta Fashion Week 2018 di Senayan City, Jakarta, Minggu (22/10). - ANTARA/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA - Dian Pelangi menilai print hijab akan menjadi tren hijab untuk Lebaran 2018.

Print hijab mengacu pada kain dengan desain penuh corak. Motifnya bisa bermacam-macam dari mulai bunga, kulit binatang hingga abstrak.

"Kalau semakin kesini, print hijab kayaknya heboh dimana-mana. Hijab segiempat bermotif pun happening dimana-mana," kata Dian Pelangi ketika ditemui setelah konferensi pers Indonesia Fashion Week 2018: Sinar dan Pijar milik Wardah di Patio, Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Kamis (15/3/2018).

Menurut Dian kaum perempuan tidak main-main dalam urusan membeli print scarf. Mereka bisa memborong jenis hijab tersebut dalam jumlah banyak.

"Teman-temanku juga bilang print hijab itu gila. Dalam sekali, orang bisa beli lima atau 10. Jadi menurutku, Ramadhan mendatang pun tren print hijab masih digemari terutama yang berbahan voal," ujarnya.

Dari segi warna, Dian P memprediksi pilihannya lebih beragam. Warna pink hingga hijau bisa menjadi tren untuk hijab saat Lebaran 2018.

"Menurutku, warna seperti dusty pink atau mauve lumayan banyak digemari sekarang. Terus warna-warna kayak coral yang menjadi color of the year 2018. Kemudian warna hijau emerald," ujar Dian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hijabers

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top