Fashion Nation: Dari Peragaan Busana Hingga Instalasi Mode Indigo

Fashion Nation yang digelar Senayan City kembali diselengarakan. Pada tahun ke-12 ini,kali Fashion Nation membawa tajuk "Next Is Now"
Asteria Desi Kartika Sari | 12 April 2018 07:51 WIB
Fashion Nation/2018 - Asteria Desi

Bisnis.com,JAKARTA-- Fashion Nation yang digelar Senayan City kembali diselengarakan. Pada tahun ke-12 ini,kali Fashion Nation membawa tajuk "Next Is Now".

Leasing & Marketing Communications Director Senayan City, Halina mengatakan,pada pagelaran kali ini, Fashion Nation lebih memfokuskan terhadap desainer lokal. Pasalnya, menurutnya banyak brand-brand yang berkualitas lahir ditangan desainer lokal.

"Perkembangan dunia fesyen bagus sekali. Dari semua koleksi desainer yang memang ready to wear, up to date dan cocok dengan tema kami," ujar Halina dalam konferensi pers, di Senayan City, Rabu (11/4/2018).

Fashion Nation 2018 akan berlangsung pada 11-22 April 2018 dan diikuti oleh sejumlah desainer ternama Tanah Air.

Pada malam pembuka, misalnya, akan ditampilkan koleksi busana dari Mel Ahyar, Proyo Oktaviano dan Tri Handoko.

Beberapa desainer dan label busana ternama lainnya yang juga akan memamerkan karya busananya di atas runway, di antaranya Auguste Soesastro, Populo Batik, Purana dan Rama Dauhan, dan Iwan Tirta Private Collection

Untuk memeriahkan gelaran tersebut, salah satu yang menjadi benang merah adalah instalasi mode yang memuat ide Indigo. Instalasi tersebut dibuat melalui kerjasama Perancang Mode Indonesia (IPMI).

Aida Nurmala CEO Studio One -salah satu fashion event organizer Fashion National- menjelaskan, indigo adalah teknik pewarnaan alam dan nama tumbuhan, Indigofera tinctoria, yang dijadikan bahan dasar pewarnaan biru yang natural.

"Semua desainer memakai bahan yang menggunakan teknik pewarnaan indigo dan semuanya warnanya biru," ujar Aida.

Instalasi mode diisi oleh busana rancangan sederet nama desainer terkenal, seperti Chossy Latu, Ghea Panggabean, Mel Ahyar, Carmanita, Didi Budiardjo, dan lainnya yang berjumlah 14 desainer.

Menurutnya, Indigo dianggap sebagai warisan dan budaya Indonesia yang telah banyak digunakan sebagai teknik pewarnaan busana, dan akan terus dilestarikan seiring dengan perkembangan mode Indonesia.

"Indigo dianggap sebagai tema herritage yang ingin diangkat kembali," kata dia.

 

Tag : fesyen
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top