5 Tema di Surabaya Fashion Parade 2018

Trend terus bergulir mengikuti perkembangan jaman, begitu juga dengan fashion. Setiap hari, selalu tercipta hal baru di industri fashion.
Mia Chitra Dinisari | 05 Mei 2018 06:59 WIB
Koleksi Desainer Deden Siswanto - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Trend terus bergulir mengikuti perkembangan jaman, begitu juga dengan fashion. Setiap hari, selalu tercipta hal baru di industri fashion.

Tidak hanya fashion, aksesoris, sepatu, make up, hingga tas juga mendukung perkembangan ini. Kota-kota besar di seluruh dunia berlomba-lomba mengadakan Fashion Week seperti di Milan, Paris, dan New York.

Tidak mau ketinggalan dengan movement ini, Tunjungan Plaza juga mencetuskan ide untuk mengadakan sebuah perhelatan fashion pertama di Surabaya sebelas tahun lalu bernama Surabaya Fashion Parade.

Tunjungan Plaza selaku penyelenggara SFP terus berusaha untuk memberikan sesuatu yang baru dan terus berinovasi seiring dengan perkembangan fashion yang semakin sophisticated.

Dimulai tahun 2017 lalu, SFP telah diselenggarakan dengan sukses atas kerja sama antara Tunjungan Plaza dan Indonesian Fashion Chamber (IFC). IFC sendiri merupakan organisasi profesi desainer busana, aksesoris, tas, dan sepatu nirlaba yang bertujuan untuk membangun dan memajukan industri fashion Indonesia.

Tahun ini, SFP 2018 kembali hadir masih dengan formasi yang sama. Tema utama yang diangkat adalah UN11TÉ. UN11TÉ berasal dari bahasa Perancis Unité yang berarti kesatuan dari berbagai unsur untuk menghasilkan sesuatu yang unik. Secara garis besar, UN11TÉ menampilkan kebhinekaan Indonesia dengan beragam kebudayaan daerah tetapi tetap dalam satu kesatuan budaya nasional.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, SFP 2018 diselenggarakan selama 5 hari dari 2-6 Mei 2018 di Chamelleon Hall TP 6 lantai 5. Selain fashion show, SFP juga menyiapkan beragam lomba, talkshow, dan fashion exhibition yang berada di Atrium TP 6 lantai 2 dimana terdapat 40 brand kenamaan. Setiap hari, disiapkan 5 tema yang berbeda untuk fashion show antara lain:

Yakni tema Ethnic yang menghadirkan desainer Alphiana Chandrajani, RI Clothing, Interim Clothing, Novita Yunus, Jarit X Dru dan Deden Siswanto

Kemudian, tema Cocktail dengan desainer Cecilia Widjaja, Winarni Widjaja, Jeanie Tandra, Marley Heart dan Yuliana Huang x Uniart, Alben Ayub Andal

Ketiga, Moslem & Modest Wear dengan desainer Raniah, Riris Ghofir, Dewi Nurshanti, Ajeng Cahyaning, Sanet Sabintang, Fiky Aisha, Eugeneffects, Neera Alatas, Fitri Aulia, Irma Intan, Sad Indah, Listya Dyan Rahayu, Elly Virgowati, Elva Fauqo, Tufiana, Laksmi, Belinda Ameliyah x Selvi Dania, Lia Siregar feat. Kalyanaku, Fahima Al Chatib. Guest designer: Saffana

Keempat Party Desainer dengan koleksi Catherine Njoo, Arva School of Fashion x Kaynala by Susanna Andriyanto, Nafil Apim, Ira Agustine, Project merah Putih IFC Surabaya with Ario Anindito, Mega Ma, Diana Putri dan Devy Ros

Tema terakhir yakniUrban & Avant Garde dengan koleksi desainer Aldre, Yunita Kosasih, Stella Lewis, Bateeq, Phillip Iswardono, Agus Sunandar, Voravaj, Josephine Tan, Obib Nahrawi, Sonny Nagasurya, dan  Sofie

Sedangkan kompetisi yang dilombakan selain Surabaya Model Search adalah Cipta Motif Batik Surabaya dan Surabaya Fashion Designer Award. Lomba-lomba ini diharapkan dapat memadukan antara kehidupan modern dengan nilai-nilai budaya yang melekat di Surabaya sehingga dapat diaplikasikan dalam busana sehari-hari.

Untuk lomba Surabaya Model Search, babak penyisihan telah dilakukan pada tanggal 22 April lalu di Chameleon Hall TP 6 dan terpilih 28 finalis (14 pria dan 14 perempuan). Keesokan harinya, hari Senin 23 April, seluruh finalis bersama tim TP dan IFC mengadakan kunjungan ke PT Vitapharm selaku Official make up dan hair do. Selain menelusuri sejarah berdirinya PT Vitapharm, finalis SMS juga diajak berkeliling pabrik untuk melihat proses produksi berjalan. Setelah itu tentu ada make up class yang dipandu oleh trainer berpengalaman.

Sedangkan untuk Surabaya Fashion Designer Award juri yang terdiri dari para desainer seperti Yunita Kosasih, Dibya, dan Embran Nawawi telah memilih 40 finalis dari ratusan desain yang masuk. Cipta Motif Batik Surabaya yang baru tahun ini diselenggarakan telah memilih tiga orang juara yang nanti akan diumumkan saat SFP berlangsung tanggal 5 Mei 2018.

 

Tag : fashion
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top