Mencintai Kembali Indonesia Lewat Teater Jaka Tarub Harry de Fretes

Seniman kelahiran Jerman (24 September 1967) berdarah Maluku Harry de Fretes mengajak masyarakat Indonesia, khususnya bagi yang hadir di acara pagelaran berjudul Langit Tujuh Bidadari di Gedung Teater, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (1/6), untuk mencintai kembali Indonesia lewat seni teater.
Rahmad Fauzan | 01 Juni 2018 22:59 WIB
Bandar Teater Jakarta memenstaskan Mangkuk Bakkhus Blablabla - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA -- Sutradara teater kelahiran Jerman (24 September 1967) berdarah Maluku, Harry de Fretes mengajak masyarakat Indonesia, khususnya bagi yang hadir di acara pagelaran berjudul Langit Tujuh Bidadari di Gedung Teater, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (1/6), untuk mencintai kembali Indonesia lewat seni teater.

Pertunjukan tersebut mengambil cerita berlatar belakang kisah klasik pewayangan Jaka Tarub. Tokoh sentral Jaka Tarub diperankan oleh Samuel Rizal, sedangkan aktris senior Jajang C. Noer didapuk sebagai ibunda Jaka Tarub. Sementara tujuh bidadari diperankan oleh artis-artis lintas generasi mulai dari Indi Barends, Ariel Tatum, Kezia Warouw, Sarwendah Tan, Ersa Mayori, Ririn Ekawati, dan Sophia Latjuba.

Produser pagelaran teater, Sari mengatakan pagelaran tersebut dimaksudkan untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya bangsa. Melalui pagelaran ini, para pendukung pertunjukan ingin memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, supaya seni dan budaya dibangkitkan kembali.

“Kita ingin sama-sama tidak ada lagi pertikaian. Kita ingin damai,” ujarnya.

Selain itu, pagelaran teater ini juga mendapat perhatian khusus dari Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko.

Moeldoko mengatakan kekayaan budaya dapat menjadi instrumen penarik minat wisatawan maupun investor dari luar negeri untuk mengunjungi ataupun mengembangkan bisnis di Indonesia.

“Datanglah! Saya jamin para wisatawan akan aman dan nyaman menikmati Indonesia. Para investor akan aman berinvestasi di Indonesia," ujarnya.

Pariwisata di Indonesia, lanjut Moeldoko, menunjukkan peningkatan kunjungan yang sangat besar dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Terkait dengan pagelaran teater, Moeldoko mengatakan seni pertunjukkan mengemban misi untuk lebih menghargai dan peduli pada budaya negeri sendiri serta kekayaan alam Indonesia. Kekayaan alam dan budaya adalah warisan yang harus selalu dijaga dan dilestarikan.

Tag : teater
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top