5 Brand Fesyen Lokal, Ikuti Pameran Busana di AS

Lima label pakaian streetwear Indonesia telah diplih Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mewakili Indonesia dalam pameran busana global Agenda Show di Long Beach, California, Amerika Serikat
Asteria Desi Kartika Sari | 22 Juni 2018 17:55 WIB
Logo Badan Ekonomi Kreatif. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA-- Lima label pakaian streetwear Indonesia telah diplih Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mewakili Indonesia dalam pameran busana global Agenda Show di Long Beach, California, Amerika Serikat.

Lima brand lokal tersebut adalah Elhaus, Paradise Youth Club, OldblueCo, Monstore, serta Potmeetspop.

Kurator Fesyen Khairiyyah Sari mengatakan sebelumnya pihaknya telah menyeleksi sebanyak 121 brand streetwear yang ikut serta, dan memilih 15 brand untuk diseleksi kembali oleh panitia Agenda Show Amerika tersebut.

Menurut Sari, untuk menembus pasar Amerika Serikat sebuah brand harus memiliki story yang kuat untuk menggambarkan hasil karya busana. " Di Amerika itu jualannya lebih ke story, bikin story yang bagus untuk jualan," kata Sari saat konferensi Pers, di Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Pasalnya, menurutnya busana juga dapat menjadi sarana diplomasi budaya Indonesia, sehingga budaya Indonesia dapat dikenali oleh negara lain. Meski begitu, lanjutnya, memamerkan budaya Indonesia tidak harus menampilkan batik. Melalui busana streetwear dengan desain pendekatan Amerika juga mampu memberikan sentuhan budaya.

"Tidak semua orang yang mau jualan ke luar harus membawa batik, yang menarik meskipun mereka membawa jeans namun tetap ada local wisdom-nya," katanya.

Salah satu contoh, misalnya brand Elhaus dengan modern menswear dan denim untuk memberikan sentuhan budaya Indonesia mereka memberikan sentuhan tenun dalam pakaiannya. Selain itu brand Monstore yang memiliki koleksi unisex, apparel, dan home memberikan sentuhan Indonesia melalui lukisan Raden Saleh dalam karyanya.

Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simanjuntak menambahkan label-label tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi fashion di Indonesia. Meskipun telah go internasional, dengan mengikuti pamereran luar negeri, kata Joshua, untuk menjagga keberlangsungan bisnis fesyen tersebut secara teknis mereka harus menjaga konsistensi kualitas mereka."Misalnya harus bisa improv dari sisi sizing, ataupun kualitas, dan harus konsisten," katanya.

Tag : fashion
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top