Mangkir Wamil, Penulis Crazy Rich Asians Masuk DPO Singapura

Di balik kesuksesan film adaptasi novel Crazy Rich Asians, Kevin Kwan sang penulis novel ternyata masuk ke dalam daftar pencarian orang Singapura atas dugaan kabur dari panggilan wajib militer.
Finna U. Ulfah | 23 Agustus 2018 23:59 WIB
Film produksi Hollywood bernuansa Asia "Crazy Rich Asians" - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Di balik kesuksesan film adaptasi novel Crazy Rich Asians, Kevin Kwan sang penulis novel ternyata masuk ke dalam daftar pencarian orang Singapura atas dugaan kabur dari panggilan wajib militer.

Dilansir dari The Guardian, Kementerian Pertahanan Singapura mengklaim bahwa Kevin tidak memenuhi panggilan wajib militer pada 1990, walaupun surat panggilan dan surat peringatan telah dikirim ke alamat rumahnya di luar negeri.

Kementerian Pertahanan Singapura juga mengklaim bahwa Kevin tidak memiliki izin yang valid untuk tinggal di luar negeri.

"Oleh karena itu, Kevin dicari karena gagal memenuhi kewajibannya," ujar Kementerian Pertahanan Singapura seperi dikutip dari The Guardian, Kamis (23/8/2018).

Pemerintah Singapura mewajibkan warga laki-laki di atas umur 18 tahun untuk memenuhi panggilan wajib militer selama 2 tahun.

Kevin Kwan mengaku pada wawancara terpisah, keluar dari Singapura pada umur 11 tahun dan pindah kewarganegaraan menjadi warga Amerika Serikat pada umur 18 tahun.

Namun, hingga saat ini Kevin Kwan masih belum memberikan tanggapan terkait mangkir dari panggilan wajib militer.

Sementara itu, film Crazy Rich Asians yang diadaptasi dari novelnya tersebut mendapatkan kesuksesan dengan berhasil mendapatkan US$26,5 juta hanya dalam seminggu setelah film tersebut diluncurkan.

Film Crazy Rich Asians juga disebut-sebut menjadi film hollywood pertama dengan anggota tim produksi termasuk aktor dan aktris terbanyak berasal dari Asia.

Tag : film
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top