Mengapa Harus Berwisata di Kapal Pesiar?

Berdasarkan data dari Cruise Line International Association, diketahui secara global, jumlah penumpang kapal pesiar mencapai 27,3 juta
Asteria Desi Kartika Sari | 06 November 2018 12:49 WIB
Kapal pesiar - cruiseandrail.net

Bisnis.com, JAKARTA--Berdasarkan data dari Cruise Line International Association, diketahui secara global, jumlah penumpang kapal pesiar mencapai 27,3 juta

orang pada 2018, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama 2017 yakni 25,8 juta orang, dan 24,7 juta orang pada 2016.

Para penumpuang ini berasal dari Amerika Serikat, China, Jerman, Inggris, Australia, Kanada, Italia, Prancis, Brasil, dan Spanyol.

Tingginya permintaan wisatawan untuk berwisata dengan kapal pesiar mendorong bertumbuhnya layanan kapal pesiar. Pada 2017 terdapat 449 penyedia layanan kapal pesiar, dan pada tahun ini, 27 perusahaan penyedia layanan kapal pesiar muncul dan menambah panjang layanan ini.

Cruise Line International Association juga melansir bahwa tren berwisata dengan kapal pesiar mewah dipengaruhi oleh beberapa alasan, yakni pertama, alasan bujet. Berdasarkan survei yang dilakukan selama 3 tahun ini, sebanyak 33% wisatawan dari seluruh dunia yang berlibur dengan kapal pesiar, berpendapatan kurang dari Rp1,2 miliar per tahun.

Kedua, perubahan referensi wisata. Munculnya generasi milenial memunculkan pergeseran pandangan dalam berwisata. Dari yang semula lebih fokus pada wisata kebudayaan, bergeser ke wisata petualangan yang ekstrem.Berwisata dengan kapal pesiar dianggap mewakili pergeseran itu.

Ketiga, kesehatan. Berwisata dengan menggunakan kapal pesiar membuat orang lebih leluasa untuk terus bergaya hidup sehat.

Berolahraga renang, atau berlari mengelilingi geladak kapal yang luas, dan mengonsumsi makanan sehat dapat terus dilakukan sembari berwisata.

Keempat, lekat dengan teknologi.

Berpesiar tidak menghalangi pelakunya untuk mendapatkan informasi terkini terkait dengan peristiwa yang tengah berlangsung di darat. Saat ini, kapal pesiar dilengkapi dengan teknologi canggih seperti wifi.

Peningkatan jumlah penumpang yang tertarik menggunakan kapal pesiar disepakati oleh Assistant Vice President Dream Cruises Sales Indonesia Ika Safi tri Nafi sah.

Dia mengatakan bahwa penumpang kapal pesiar di Asia, khususnya Indonesia, pada tahun ini mencapai 46.500 orang. “Beberapa tahun belakangan ini, generasi milenial dengan rentang usia 23 tahun—41 tahun, memilih berlibur dengan kapal pesiar,” tuturnya kepada Bisnis, dikutip Selasa (6/11/2018).

Dia menjelaskan, penumpang dari generasi ini biasanya berwisata secara berkelompok. Guna mengakomodasikan kebutuhan penumpang termasuk dari generasi milenial, manajemen Dream Cruises menyediakan banyak fasilitas baik indoor dan outdoor.

“Selain itu, kami juga menyediakan beragam rute yang dapat dipilih seperti Thailand, Malaysia, Myanmar, Surabaya, dan Bali. Kebanyakan memilih paket selama 4 hari—6 hari," katanya.

Tag : kapal pesiar
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top