Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WHO Siap Bantu Penguatan Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) di Indonesia

WHO Siap Bantu Penguatan Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) di Indonesia
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  19:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--World Health Organization (WHO) menyatakan siap membantu peningkatan kapasitas dan optimalisasi Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) di Indonesia, serta menggabungkannya dalam WHO-PHEOC Network.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi PHEOC WHO pada kesempatan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK), Puan Maharani ke PHEOC WHO pada (28/1) di Jenewa, Swiss.

Dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (29/1/2019), dalam kunjungan tersebut, Menko PMK didampingi Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek dan Wakil Tetap RI/Duta Besar RI Hasan Kleib.

Puan menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki PHEOC di Kementerian Kesehatan dan telah tersambung dengan National Command Centre (NCC) 119 serta terhubung dengan Public Safety Centre (PSC) di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Lebih lanjut, Menkes Nila Moeloek juga menguraikan bahwa Indonesia telah membangun Emergency Medical Team (EMT), baik di pusat maupun di daerah (provinsi dan kabupaten/kota). Dalam pengembangannya, Nila menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan bantuan teknis WHO untuk pembangunan kapasitas EMT.

Adapun WHO menjelaskan bahwa PHEOC WHO dibangun untuk mendukung manajemen keamanan kesehatan global melalui saling tukar informasi dan data mengenai kedaruratan kesehatan publik yang menjadi perhatian internasional. Hal tersebut dilakukan dalam kerangka implementasi International Health Regulation (2005).

PHEOC WHO juga berperan dalam koordinasi pencegahan dan pengendalian penyakit secara global, termasuk penanganan bencana. Dalam kaitan ini, WHO siap bekerjasama dengan Indonesia dalam pengembangan PHEOC lebih lanjut di Indonesia.

WHO juga menyambut baik keinginan Indonesia untuk pembangunan kapasitas EMT sesuai standar WHO dan siap mendiskusikan lebih lanjut pelatihan yang diperlukan untuk peningkatan kapasitas dimaksud.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top