Upaya Intervensi Gizi Terus Digenjot

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Macan Yusuf Effendi mengungkapkan bahwa intervensi dan edukasi gizi perlu terus digencarkan. Hal ini didukung dengan anggaran yang dinilai cukup tinggi
Eva Rianti | 06 Februari 2019 15:16 WIB
Dede Yusuf - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Komisi IX DPR RI Dede Macan Yusuf Effendi mengungkapkan bahwa intervensi dan edukasi gizi perlu terus digencarkan. Hal ini didukung dengan anggaran yang dinilai cukup tinggi.

“Anggaran kesehatan lumayan, dalam 3 tahun terakhir sudah meningkat menjadi 5% dari APBN. Untuk intervensi gizi pun sudah meningkat dari Rp600 miliar menjadi Rp 1 triliun lebih, saat ini di tahun 2019 ini juga sudah sampai Rp1 triliun-an,” ujarnya melalui video call dalam acara Diskusi Publik bertajuk ‘Menuju Zero Gizi Buruk dan Stunting 2045’ baru-baru ini.

Dede mengungkapkan bahwa dengan adanya dukungan berupa kucuran dana, sangat diperlukan keberpihakan dan kesamaan persepsi dari para pimpinan, mulai dari presiden, gubernur, bupati, bahkan hingga ke tingkat desa dalam menangani masalah gizi di Indonesia. 

Selain menyadari perlunya dukungan berupa dana maupun kesolidan para pimpinan, dia menambahkan, diperlukan pula upaya-upaya lainnya. Misalnya merealisasikan tersedianya program ‘satu ahli gizi satu desa’.

Pasalnya, hingga saat ini masih ada sekitar 40% penyakit terjadi didalangi oleh faktor asupan gizi yang kurang baik atau tidak seimbang.

Tag : gizi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top