Mana Yang Lebih Sehat, Air Hangat Atau Air Dingin?

Air hangat dan air dingin memiliki manfaat dan risikonya masing-masing. Para ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi air hangat karena dapat meningkatkan sirkulasi darah dan melindungi organ-organ internal. Di sisi lain, disarankan juga mengonsumsi air dingin setelah berolahraga untuk menurunkan suhu tubuh yang panas.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 21 Mei 2019  |  20:13 WIB
Mana Yang Lebih Sehat, Air Hangat Atau Air Dingin?
Air putih - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Air minum sangat penting bagi kehidupan. Selain untuk meningkatkan sirkulasi darah, air juga membantu membawa nutrisi penting yang berasal dari makanan ke berbagai organ melalui jaringan.

Namun, dengan meningkatnya suhu udara, banyak orang bingung mengenai mana yang lebih baik untuk kesehatan, antara air dingin atau air hangat.

Menurut beberapa ahli gizi, air hangat bermanfaat dalam memudahkan proses pencernaan, sementara air dingin menyembuhkan tubuh dari serangan heat stroke atau sengatan panas, mengutip informasi dari Boldsky.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang perlunya mengonsumsi air hangat atau air dingin, perlu dipahami terlebih dahulu manfaat dan risiko dari keduanya.

Manfaat Air Hangat

Air hangat setidaknya memiliki delapan manfaat bagi kesehatan.

Pertama, meredakan rasa sakit. Minum air hangat dapat membantu mengurangi pembengkakan di tenggorokan. Ini bekerja sangat baik untuk tenggorokan yang teriritasi dan kering. Kemanfaatannya akan sangat bisa dirasakan ketika bangun tidur.

Kedua, meningkatkan sirkulasi. Minum air hangat dapat meningkatkan aliran darah dalam sistem peredaran darah. Menurut beberapa penelitian, ketika tubuh terpapar pada suhu tinggi, aliran sel darah akan meningkat secara signifikan.

Ketiga, memperbaiki buang air besar. Minum segelas air hangat saat perut kosong adalah cara yang baik untuk merangsang usus besar agar buang air besar lebih mudah. Lebih lanjut, itu juga mengatur tubuh untuk penyerapan makanan yang lebih baik di siang hari.

Keempat, mambantu penurunan berat badan. Air hangat dikaitkan dengan penurunan berat badan yang sehat. Mengkonsumsi air hangat dikenal sebagai cara terbaik untuk membantu proses penurunan berat badan karena mempromosikan penurunan nafsu makan, berat badan, dan indeks massa tubuh.

Kelima, meningkatkan pencernaan. Air hangat telah menunjukkan hasil yang bermanfaat dalam memudahkan proses pencernaan. Pengobatan Tiongkok kuno dan Ayurveda –ilmu kesehatan dari India- mengklaim bahwa jika seseorang minum air hangat di pagi hari, sistem pencernaan akan aktif dan tercegah dari gangguan. Selain itu, air hangat juga mencegah sembelit karena merangsang aliran darah ke usus.

Keenam, mendetoksifikasi tubuh. Air hangat dengan setengah irisan jus lemon adalah obat untuk mendetoksifikasi tubuh Anda. Konsumsi air hangat mengurangi pitta dan mengobati jerawat dan masalah kulit lainnya.

Ketujuh, meredakan hidung tersumbat. Minum air hangat ketika Anda menderita hidung tersumbat bisa menjadi obat terbaik Anda. Berfungsi sebagai ekspektoran alami, karena membantu pengusiran dahak dari saluran pernapasan Anda. Ini juga membantu melawan flu.

Kedelapan, mengurangi stres. Air hangat dapat membantu mengelola tingkat stres dan kecemasan Anda. Kehangatan cairan dinyatakan bermanfaat dalam hal ini.

Risiko Minum Air Hangat

Selain memberikan manfaat, ada beberapa risiko dari minum air hangat. Pertama dan terpenting adalah risiko terbakar. Ini adalah salah satu risiko yang paling jelas berkaitan dengan konsumsi air hangat.

Selain itu, air hangat tidak tepat dikonsumsi saat berolahraga karena dapat berkontribusi terhadap pemanasan berlebihan pada tubuh.

Minum terlalu banyak air hangat seringkali dapat menghambat kemampuan konsentrasi Anda, sebab hal itu menyebabkan sel-sel otak membengkak. Jumlah air hangat yang berlebihan sebelum tidur juga dapat memengaruhi pola tidur. Risiko terakhir adalah air hangat dapat merusak ginjak Anda.

Manfaat Air Dingin

Pertama, memerangi heat stroke. Ketika sinar matahari yang terik bersinar terang di atas kepala Anda dan menghabiskan seluruh energi Anda, akan bermanfaat mengonsumsi air dingin untuk menurunkan risiko serangan.

Kedua, membantu penurunan berat badan. Mirip dengan air hangat, mengonsumsi air dingin juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Air dingin mampu meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lemak. Dengan demikian, minum dan mandi di air dingin bisa membantu prosesnya.

Ketiga, menurunkan hangat tubuh setelah berolahraga. Ketika kita mulai melakukan latihan berat untuk mengurangi berat badan, suhu tubuh naik dari dalam. Dalam keadaan seperti itu, minum air dingin bermanfaat untuk menurunkan hangat tubuh.

Risiko Minum Air Dingin

Air dingin diketahui menyempitkan pembuluh darah dan ini akan menyebabkan pengurangan hidrasi. Air dingin juga membuat tubuh sulit untuk mencerna makanan karena cairan dingin memadatkan lemak dalam aliran darah.

Selain itu, ketika minum air dingin, itu akan memanaskan tubuh saat tubuh mengeluarkan lebih banyak energi.

Risiko terakhir, air dingin diketahui membentuk lendir berlebih di sistem pernapasan sehingga menyebabkan kemacetan dan risiko infeksi tenggorokan.

Lantas, mana yang lebih sehat, air hangat atau air dingin?

Seperti diketahui, air hangat dan air dingin memiliki manfaat dan risikonya masing-masing. Para ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi air hangat karena dapat meningkatkan sirkulasi darah dan melindungi organ-organ internal.

Di sisi lain, disarankan juga mengonsumsi air dingin setelah berolahraga untuk menurunkan suhu tubuh yang panas. Namun, pada hari-hari musim panas, campuran air hangat dan dingin dapat menenangkan tubuh Anda. Jadi, terserah Anda untuk memilih air mana yang paling cocok dalam kondisi tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
air minum, kesehatan

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top