Sentuhan Ikonik Dalam Koleki Tas Kipling

Koleksi Blank Canvas dirancang dengan mengusung konsep kesederhanaan dan gaya yang minimalis.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  17:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Koleksi Blank Canvas dirancang dengan mengusung konsep kesederhanaan dan gaya yang minimalis. Kain light denim yang meniru kanvas kosong sengaja digunakan untuk menyisakan ruang bagi pelanggan agar dapat menggunakan imajinasi kreatif mereka serta mempersonalisasi tas dengan menggambar atau melukis di atasnya.

Demi merayakan individualitas yang dimiliki setiap orang dan semangat kebebasan, Kipling mendorong pelanggan untuk mempersonalisasi tas tersebut dengan cara yang unik, istimewa dan merefleksikan diri masing-masing.

Untuk memicu kreativitas pelanggan, masing-masing tas dilengkapi dengan set stensil dan pena gambar yang dikemas dalam kantong khusus. Tas-tas tersebut kemudian dapat didekorasi lebih lanjut dengan memilih dari beragam model tali dan gantungan kunci Kipling.

Mengutip keterangan resminya, Tas Kipling yang paling ikonik, Art M, adalah produk utama dalam koleksi Blank Canvas. Sementara itu, hadir pula tas Fundamental menampilkan tampilan urban yang sporty dan New Hiphurray akan memberi pelanggan kebebasan untuk memilih memakainya sebagai tas bahu atau ransel.

Musim ini, Kipling telah bekerja sama dengan beberapa seniman dengan gaya yang berbeda, untuk mendekorasi tas Blank Canvas yang merefleksikan inspirasi desain mereka. Khusus untuk Indonesia, Kipling bekerja sama dengan seniman Hana Madness.

Hana Alfikih atau dikenal sebagai Hana Madness adalah seniman visual dan aktivis kesehatan mental yang berbasis di Jakarta. Berawal dari doodle, Hana Madness telah mewakili Indonesia dalam Unlimited Festival yang diadakan oleh British Council di London. Ia tampil secara langsung di acara peluncuran ini serta menggambar desain eksklusif di atas tas Blank Canvas.

Konsep Toko dengan Semangat Eksploratif

Kipling juga memiliki komitmen untuk menyegarkan kembali toko-tokonya di seluruh dunia sebagai wujud nyata dari arahan kreatif baru. Concept store yang baru akan menerjemahkan gaya unik Kipling lewat desainnya yang mengedepankan gaya urban, semangat eksplorasi serta petualangan.

Sebagai penghormatan kepada ikon Kipling, akan ada elemen monyet yang tampil di setiap toko - termasuk dalam bentuk mural dinding yang dilukis oleh seniman lokal dari masing-masing kota.

Mural ini akan menjadi jembatan antara keunikan kota tersebut dan pelanggan. Untuk concept store di Grand Indonesia, Kipling bekerja sama dengan seniman yang tergabung dalam Warehouse Studio asal Bandung.

Warehouse Studio mendesain sebuah mural dalam warna cerah dan menghadirkan gambar orang utan yang sedang memanjat Monas. Orang utan memang sengaja dipilih karena merupakan primata yang khas Indonesia, sementara gambar Monas juga menjadi elemen yang semakin menunjukan karakteristik Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fesyen

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top