Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dituntut 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Yakin Vanessa Angel Bisa Bebas

Kasus asusila daring yang melibatkan selebritas Vanessa Angel kembali bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  22:59 WIB
Polisi mengawal tersangka Vanessa Angel (tengah) menuju mobil tahanan di Kejaksaan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Didik Suhartono
Polisi mengawal tersangka Vanessa Angel (tengah) menuju mobil tahanan di Kejaksaan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus asusila daring yang melibatkan selebritas Vanessa Angel kembali bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dilansir dari berbagai sumber, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu menuntut aktris tersebut dengan masa tahanan 6 bulan penjara pada Senin (17/6/2019) siang ini.

Wanita berusia 27 tahun tersebut dianggap terbukti melanggar pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Milano Lubis selaku kuasa hukum Vanessa mengatakan ke depannya pihaknya akan menyiapkan berkas pembelaan dan berupaya agar kliennya dibebaskan.

"Nanti hari kamis kita sidang pledoi, pembelaan kita. Habis itu hakim menentukan kapan akan bacakan tuntutan," ujarnya.

"Cuma kita meyakini bahwa Vanessa, kalau enggak bebas, pasti [hukumannya] di bawah mucikari, pasti itu. Karena kan tuntutan [mucikari] kemarin saja tujuh bulan kan, diputusnya lima bulan," sambungnya.

Dalam nota pembelaannya pada Kamis (20/6/2019) mendatang, pihak Milano memastikan akan dengan rinci menjelaskan mengapa Vanessa harusnya dinyatakan tidak bersalah.

Lebih lanjut, Milano menyatakan kalau dalam kasus ini, tidak ditemukan fakta hukum yang memberatkan Vanessa. Mengingat penyewa jasa Vanessa, Rian Subroto juga tidak hadir dalam sidang tuntutan hari ini.

"Iya lah [bebas]. Kami yakin kok bisa bebas, ya. Yakin untuk bebas," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prostitusi
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top