Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fleksibilitas Hunian Dengan Atap Lovera

Atap menjadi bagian tak terpisahkan dalam arsitektur bangunan. Atap menjadi satu elemen fungsional yang penting untuk melindungi Anda dari cuaca di luar ruangan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  07:18 WIB
Ilustrasi atap lovera -
Ilustrasi atap lovera -

Bisnis.com, JAKARTA— Atap menjadi bagian tak terpisahkan dalam arsitektur bangunan. Atap menjadi satu elemen fungsional yang penting untuk melindungi Anda dari cuaca di luar ruangan.

Agar tidak terkesan monoton ataupun kaku, kini bidang arsitektur menawarkan desain atap yang lebih fleksibel atau dinamis.

Mengintegrasikan sistem atap lovera atau atap buka tutup di teras hingga taman dalam sebuah desain rumah bisa menjadi solusi bagi Anda menginginkan flesibelitas yang tinggi, khususnya desain luar ruang. Pasalnya atap tersebut dibuka dan tutup sesuai dengan kebutuhan.

Arsitek Denny Setiawan menjelaskan atap lovera memiliki sifat yang berbeda dengan atap hunian biasanya. Dengan pengaplikasian atap lovera tersebut, Anda juga dapat mengatur tingkat pencahayaan dari sinar matahari sesuai dengan kebutuhan. Ketika hujan turun, atap dapat ditutup secara otomatis dengan tuas.

Karena sifatnya yang berbeda dengan atap hunian biasanya, atap lovera direkomendasikan untuk diaplikasikan pada teras rumah, garasi, taman, dan gazebo. Apalagi, lanjut Denny, atap lovera hanya bisa diaplikasikan pada posisi atap yang datar. “Atap lovera bukan sebagai atap utama rumah. Kalau mau dimofifikasi juga susah,” katanya.

Namun, menurutnya atap lovera dapat menjadi titik fokus atau point of view. Misalnya saja atap lovera diaplikasikan dalam desain teras rumah atau pun taman. Tambahan taman dalam rumah bisa jadi area yang diberi atap lovera. Pasalnya, berisi tanaman hidup, tentu tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk tumbuh. Namun saat hujan atau malam hari, agar tak ada binatang yang masuk, atap bisa ditutup.

Begitu juga area jemuran. Atap jenis ini merupakan pilihan tepat. Saat butuh banyak cahaya matahari untuk mengeringkan pakaian setelah dicuci, buka saja atap lebar-lebar. Sementara saat hujan datang, tak perlu memindahkan cucian yang belum kering ke tempat beratap. Cukup tutup atap dengan tuas.

“Orang konvensional dulu mikirnya hanya bikin peneduh atau kanopi dari kayu ataupun dari besi. Tapi kalau hujan tetap kehujanan makanya dicari solusi seperti atap lovera”

Material utama atap ini biasanya dari bahan aluminium. Sehingga tepat untuk area taman dalam rumah,ataupun area jemuran dan garasi. Atap lovera ini memang jadi pilihan praktis untuk menjaga sirkulasi udara dalam rumah. Biasanya saat terasa pengap, area rumah butuh lebih banyak udara untuk bisa masuk.

“Untuk luas ruang tidak terlalu mempengaruhi, tergantung dengan kebutuhan di bawahnya. Justru kalau atap lovera tidak terlalu lebar,” katanya.

Apabila anda tertarik untuk memasang atap lovera, lanjutnya, Anda perlu mempertimbangkan harga dan kegunaannya. Apalagi untuk membuat atap lovera tersebut membutuhkan penyediaan jasa dan sistem yang khusus. Tidak mengherankan, apabila dari segi harga memang mahal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top