Unilever Indonesia Luncurkan Kampanye Bijak Gunakan Plastik

Veronica Utami, Direktur Home Care Unilever Indonesia dan Dirt is Good SEA-ANZ, mengungkapkan pihaknya menyadari bahwa saat ini kita dihadapi pada permasalahan sampah plastik yang tidak dapat dipungkiri juga membuat alam, tempat bermain anak menjadi tidak nyaman.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  22:20 WIB
Unilever Indonesia Luncurkan Kampanye Bijak Gunakan Plastik
Unilever - www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Unilever Indonesia meluncurkan kampanye yang mengajak masyarakat untuk mulai bijak dalam menggunakan plastik, menjaga alam Indonesia agar tidak tercemar oleh sampah.

Veronica Utami, Direktur Home Care Unilever Indonesia dan Dirt is Good SEA-ANZ, mengungkapkan pihaknya menyadari bahwa saat ini kita dihadapi pada permasalahan sampah plastik yang tidak dapat dipungkiri juga membuat alam, tempat bermain anak menjadi tidak nyaman.

“Sebagai brand yang telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia selama puluhan tahun, Rinso memiliki purpose untuk mendorong orang tua agar anak-anak mereka dapat bermain di luar ruangan tanpa takut kotor,” kata Veronica di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Saat ini, dia menjelaskan, Rinso melakukan beberapa upaya secara internal untuk lebih bijak dalam penggunaan plastik pada kemasan produk.

Upaya ini, lanjutnya dilakukan mulai dari hulu, yaitu ketika mendesain produk. Pada saat mendesain produk, tambahnya pihaknya menerapkan tiga kerangka kerja, yakni mengurangi plastik, menggunakan plastik yang lebih ramah lingkungan, dan merencanakan model bisnis untuk menghadirkan produk tanpa plastik.

Dia menuturkan, Rinso telah berhasil mengurangi 209 ton plastik dalam seluruh kemasannya, dan mengimplementasikan 100% botol hasil daur ulang dan dapat didaur ulang / post consumer rain pada tahun ini.

Untuk menghadirkan produk tanpa kemasan plastik, Rinso sedang memulai proyek percontohan toko isi ulang dengan salah satu mitra, yaitu Saruga. Toko ini direncanakan akan mulai beroperasi pada bulan ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
unilever, plastik

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top