Gaya Hidup Milenial Peduli Lingkungan Jadi Potensi Perkembangan Kendaraan Listrik

Gaya hidup masyarakat muda yang mulai sadar akan lingkungan menjadi potensi penjualan kendaraan listrik di dalam negeri lantaran tidak ada emisi atau gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan tersebut.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  14:29 WIB
Gaya Hidup Milenial Peduli Lingkungan Jadi Potensi Perkembangan Kendaraan Listrik
Stasiun penyediaan listrik umum (SPLU) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Gaya hidup masyarakat muda yang mulai sadar akan lingkungan menjadi potensi penjualan kendaraan listrik di dalam negeri lantaran tidak ada emisi atau gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan tersebut.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiarto, mengungkapkan saat ini masyarakat di dalam negeri memiliki daya beli untuk melakukan pembelian kendaraan listrik, dan daya beli tersebut mengalami peningkatan.

“Banyak yang berminat [terhadap kendaraan listrik],” kata Jongkie kepada Bisnis, belum lama ini.

Dia menjelaskan, kunci agar masyarakat muda mau membeli kendaraan listrik di dalam negeri adalah harga yang ditawarkan. Oleh karena itu, lanjutnya pihaknya sedang menunggu terbitnya beleid baru yang mengatur tarif pajak untuk kendaraan listrik.

Dia menuturkan, harga kendaraan bermotor mobil listrik yang ditawarkan kepada konsumen juga tergantung dari tarif perpajakan yang dikenakan terhadap kendaraan tersebut.

“Kita sedang menunggu terbitnya tarif-tarif perpajakannya [PPnBM],” katanya.

Untuk diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Dalam perpres tersebut, pemerintah daerah dan pusat memberikan insentif berupa fiskal maupun non fiskal untuk mempercepat program kendaraan listrik. Salah satu insentif fiskal yang diberikan adalah berupa insentif pajak penjualan atas barang mewah. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Listrik

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top