Programnya Ditegur KPI, Begini Tanggapan Hotman Paris

Dalam keterangan resminya, Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, menyatakan penghentian sementara ini diberikan lantaran program ini menayangkan adegan kemarahan selebritas Nikita Mirzani dan pengacara Elsa Syarief pada 29 Agustus dan diulang kembali siarannya pada 2 September 2019.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  05:43 WIB
Programnya Ditegur KPI, Begini Tanggapan Hotman Paris
Nikita Mirzani semprot pengacara Elza Syarief di acara Hotman Paris Show - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memutuskan menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara penayangan Program siaran ‘Hotman Paris Show’ di iNews TV yang tertuang dalam surat sanksi KPI Pusat nomor 451/K/KPI/31.2/09/2019.

Dalam keterangan resminya, Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, menyatakan penghentian sementara ini diberikan lantaran program ini menayangkan adegan kemarahan selebritas Nikita Mirzani dan pengacara Elsa Syarief pada 29 Agustus dan diulang kembali siarannya pada 2 September 2019.

“Ada upaya penyembunyian ungkapan kasar secara verbal oleh pihak INews, namun secara nonverbal kemarahan dan ekspresi kekasaran itu masih terlihat jelas tanpa diedit. Hal lain yang menjadi dasar penghentian adalah adanya penayangan ulang atas program tersebut pada pagi hari beberapa hari sesudahnya,” terang Mulyo Hadi Purnomo.

Menanggapi hal tersebut pengacara senior Hotman Paris ternyata tidak menanggapinya serius. Melalui sambungan telepon, Hotman Paris berujar acaranya memang memiliki rating tinggi karena itu rawan diberikan teguran.

“Cuma ditegur doang kenapa, sih? Berarti Hotman Paris Show-nya hebat. Ratingnya super tinggi dan disukai begitu banyak masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, KPI Pusat juga memberikan sanksi penghentian dua kali penayangan dengan waktu pelaksanaan yang sudah ditetapkan dalam berita acara penyampaian keputusan, yang lagi-lagi juga ditanggapi santai oleh pengacara senior tersebut.

“Ah, cuma 2 episode saya anggap cuti,” ujarnya singkat.

Hotman menyebut upah yang ia terima dari televisi juga terbilang tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan hasil yang didapatkan selama mengurusi masalah hukum klien-kliennya. Sehingga usahanya meneruskan program televisi tersebut murni karena permintaan stasiun televisi yang menilai ide dan pemikirannya yang luar biasa.  

“Kalau saya kan beda dengaan artis lain, yang mencari duit dari show. Kalau saya kan duit segitu duit receh. Aku diminta karena terlalu hebat pemikiranku dan mampu mengangkat ratingnya Hotman Paris Show yang termasuk paling hot,” terangnya.

“Kalau cuma ditegur wajar lah, ratingnya membubung tinggi,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotman paris

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top