Danur 3: Sunyaruri, Kisah Risa yang Ingin Menjadi Normal

Film Danur 3: Sunyaruri yang dinanti pecinta film Tanah Air tayang mulai hari ini, Kamis (26/9/2019). Film yang dibintangi Prilly Latuconsina ini menuai kesuksesan besar pada dua edisi sebelumnya.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 Oktober 2019  |  07:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Film Danur 3: Sunyaruri yang dinanti pecinta film Tanah Air tayang mulai hari ini, Kamis (26/9/2019). Film yang dibintangi Prilly Latuconsina ini menuai kesuksesan besar pada dua edisi sebelumnya.

Danur 3: Sunyaruri yang dibintangi Prilly Latuconsina, menyertakan kata yang kurang begitu familiar di telinga masyarakat umum: Sunyaruri yang dimana artinya sendiri merupakan alam kesunyian.

Pecinta Danur mungkin penasaran, apa keistimewaan Danur 3: Sunyaruri jika dibandingkan dengan dua film terdahulunya. Prilly Latuconsina yang berperan sebagai Risa Saraswati pun menjelaskan.

"Jadi Danur 3 ini ternyata karakter Risa sangat dieksplor. Kalau Danur 1 dan 2, ya sudah Risa sebagai gadis introvert yang bisa berkomunikasi dengan hantu, tetapi Danur 3: Sunyaruri, sisi lain dari Risa Saraswati mulai diungkap. Ia mulai bisa bersosialisasi dengan lingkungannya, bahkan juga memiliki seorang kekasih bernama Dimasta." ungkapnya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan.

Dara kelahiran 15 Oktober 1996 ini menceritakan bahwa film kali ini menggambarkan keinginan Risa Saraswati yaitu tokoh utama dalam film yang ingin hidup normal. Risa diceritakan ingin menikmati hari tanpa bisa melihat dan berinteraksi dengan makhluk tak kasat mata.

"Ternyata Risa pernah merasakan ingin menjadi orang normal, dia kan indigo dari kecil tapi ternyata dia punya perasaan itu, dan itu yang harus aku kulik," ia mengakhiri.

Dalam cerita, Risa Saraswati memilih untuk menutup mata batinnya. Namun bukannya hidup dengan tenang, ia malah mendapat malapetaka.

MD Pictures pun selaku rumah produksi menyatakan sangat serius menggarap film 'Danur 3: Sunyaruri' sehingga membutuhkan waktu 1 tahun dalam menggarap skrip hingga menyelesaikan syuting. Dimulai dari penggodokan cerita pada bulan Juni 2018.

Manoj Punjabi selaku produser film mengatakan bahwa untuk biaya produksi film yang dibintangi Prilly Latuconsina ini, Manoj mengakui bila dikalkulasikan antara biaya produksi Danur pertama dan Danur kedua belum dapat melewati dana dari Danur ketiga.

"Jadi benar-benar kami all out. Mudah-mudahan ada angin baru. Kemudian, kami di danur dari sisi production value, menggunakan fasilitas dolby atmos untuk memberikan atmosfir yang nyata kepada penonton," ujar Manoj.

Danur 3: Sunyaruri mengatakan bahwa Awi Suryadi ia sangat bersyukur dapat menyelesaikan film ke-3 dari Danur ini.

“Setelah 3 sampai 4 bulan saya akhirnya bisa tidur diatas 6 jam, syuting Danur ke-3 ini cukup sulit dari Prilly yang kami tidak tau sedang sakit dan akhirnya diinfus di lokasi. Namun, tentunya danur universe belum berakhir, karena ada rencana spin off dari karaker lainnya,” tambahnya.

Prilly pun mengakui bahwa proyek film danur adalah yang paling ia cinta.

“Mulai dari pra-produksi saya merasakan secure di skriptnya yang ada di danur 3. Kemudian, saat mulai syuting, saya tidak mau sakit merusak schedule dan segala proses produksi. Serta, post produksi saya sepertinya ingin mengirimkan [gambar] danur di setiap post ig [instagram] saya, saya cuma bisa melihat reaksi penonton yang tidak ternilai. Ada adegan yang susah dilakukan, saya lega semoga penonton dapat merasakan,” ungkapnya.

Risa masih bisa mencium bau Danur, dan menghadapi roh jahat yang datang ke rumahnya. Danur 3: Sunyaruri sudah tayang sejak 26 September 2019 di bioskop Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top