Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nenek 70 Tahun Taklukkan Balap Sepeda Ekstrem di Bolivia

Seorang nenek berusia 70 tahun menaklukkan jalan spiral paling berbahaya di dunia yang menjulang setinggi hampir 11.000 kaki. Jalan ini kerap disebut "Death Road".
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  17:24 WIB
Mirtha Munoz tengah beraksi di dataran tinggi Bolivia. - Reuters/David Mercado
Mirtha Munoz tengah beraksi di dataran tinggi Bolivia. - Reuters/David Mercado

Bisnis.com, JAKARTA – Seorang nenek berusia 70 tahun menaklukkan jalan spiral paling berbahaya di dunia yang menjulang setinggi hampir 11.000 kaki. Jalan ini kerap disebut "Death Road" yang membentang dari hutan dataran rendah Bolivia ke puncak Andes yang tertutup salju.

Kabut, hujan, batu longsor, dan tebing terjal adalah daya tarik utama jalan yang kemungkinan telah merenggut ribuan nyawa itu.

Nenek itu bernama Mirtha Munoz, peserta tertua di ajang Skyrace, kompetisi balap sepeda ekstrem sejauh 60 km (37 mil) di Bolivia. Kompetisi ini menjadi wadah hasrat Munoz akan balap sepeda ekstrem selama beberapa tahun belakangan.

Munoz mulai bersepeda atas saran keluarga dan teman psikolognya setelah putranya meninggal secara tak terduga.

"Dia mengatakan kepada saya sepeda bisa membantu saya melewati rasa sakit saya, dan untuk bangun kembali. Ini pendakian vertikal, Anda naik dan naik dan tidak ada istirahat," katanya selepas lomba.

Munoz mengatakan dia menikmati lebih banyak naik sepeda dengan enam cucunya. Dia berharap cucunya yang tertua, yang saat ini berusia 18 tahun, akan mengikuti jejaknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balap sepeda

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top