Marchella FP Memutus Rantai Pahit lewat Cinta dalam Bait

Setelah sukses dengan buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang terjual habis di 1 menit pertama dan cetak ulang sampai 12 kali dengan total penjualan lebih dari 130.000 eksemplar selama kurang dari 1 tahun, Marchella FP merilis prekuel berjudul Kamu Terlalu Banyak Bercanda (KTBB) dengan genre flash fiction.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  17:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah sukses dengan buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang terjual habis di 1 menit pertama dan cetak ulang sampai 12 kali dengan total penjualan lebih dari 130.000 eksemplar selama kurang dari 1 tahun, Marchella FP merilis prekuel berjudul Kamu Terlalu Banyak Bercanda (KTBB) dengan genre flash fiction.

Marchella FP, Penulis KTBB mengungkapkan bukunya merupakan kelanjutan dari buku NKCTHI. Dirinya ingin karyanya menjadi sebuah pengingat bagi para pembaca dan penikmat seni bahwa, semua orang memiliki kesamaan.

“Bahwa beragam pengalaman atas hal-hal yang menimbulkan perasaan tak nyaman dan bahkan lara, pasti pernah dialami oleh semua orang. Melalui bincang-bincang ini, saya ingin mengajak para penikmat seni untuk mengalirkan rasa-rasa yang kurang mengenakan, alih- alih memendamnya di dalam hati,” ungkapnya.

Buku yang ditulis sejak 10 tahun yang lalu, tepatnya pada 2008, ternyata memiliki kisah menarik yang dimana bahkan penulisnya pun sempat merasa takut untuk merilis dan membaginya ke masyarakat, karena ia takut buku tersebut mewariskan emosi negatif dan kemarahan.

“Ternyata justru hal-hal negatif yang ditumpuk [secara pribadi] hanya akan menjadi tumpukan hati yang akan berpengaruh pada masa depan sehingga pilihan hanya dua, menghadapi atau tenggelam dalam kesedihan,” ungkapnya saat ditemui Bisnis di Galeri Indonesia Kaya

Wanita yang juga aktif dalam menggunggah podcast Ibu-Ibu Yakult tersebut mengatakan bahwa ia mendapatkan petuah untuk merilis KTBB saat dirinya melangkah ke London Book Fair.

“Ada supir taxi bilang, ‘Kamu penulis, berarti kamu terkenal di Indonesia?’ Aku bilang aku bukan penulis yang terkenal yang akhirnya dijawab oleh pengemudi taxi itu, ‘kamu jangan pernah meremehkan hal kecil, karena kerikil yang dilempar ke air dapat menjadi ombak besar. Itu yang jadi sentilan bagiku untuk lebih berani ke depannya,” jelasnya.

Founder Generasi 90-an tersebut mengakui bahwa dirinya pernah merasa berkarya dan mencari duit adalah hal yang berbeda. Namun, saat ini ia mengatakan bahwa idealisme harus seiring dengan bagaimana memonetisasi karya dengan baik.

“Bisnis dan kreatif seperti mata koin dimana akan selalu berjalan bersama. Aku hanya bikin 3 kolom dalam hidup, pertama karya untuk menghasilkan uang, karya untuk idealisme pribadi, dan karya untuk sosialisme,” terangnya.

Lewat KTBB, ia merasa bahwa ternyata setiap orang adalah korban di cerita masing-masing, setiap manusia adalah trauma pada setiap kisah pribadinya. Kemudian, hal terbaik adalah untuk memutuskan mata rantai kepahitan dan jangan dilampiaskan ke generasi selanjutnya.

“Sampai aku mikir, ketika teman ngobrol, respon negatif pasti ada. Aku tidak akan mampu bahagiain semua orang, aku hanya bisa membahagiakan  lingkup yang mencintai karyaku dan berusaha semaksimal mungkin dengan caraku sendiri,” jelasnya.

Marchella FP menerbitkan buku pertamanya dari tugas akhir masa kuliahnya menjadi sebuah buku national best seller berjudul Generasi 90an pada 2013. Buku ketiga nya yang berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini telah terjual lebih dari 120.000 copy.

Selain itu, semenjak diterbitkan pada November 2018 lalu. Berselang tiga bulan setelah menghadirkan buku ketiga nya, Marchella menerbitkan buku keempatnya, Kamu Terlalu Banyak Bercanda (KTBB).

Adapun hal yang berbeda dari buku sebelumnya yang diterbitkan oleh penerbit KPG, untuk buku keempat nya, Marchella FP mencetak dan mempublikasikannya sendiri di bawah perusahaan yang ia dirikan PT Kebahagiaan Itu Sederhana, yang juga bergerak di bidang media kreatif, merchandise, hingga event.

Kini Marchella FP yang baru saja mendapatkan penghargaan dari IKAPI sebagai Writer Of The Year 2019, sedang menyelesaikan book tour buku nya Kamu Terlalu Banyak Bercanda di 7 kota di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
resensi buku

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top