Alasan Kenapa Bayi Baru Lahir Tidak Mengeluarkan Air Mata saat Menangis

Bayi dikenal sebagai mahluk yang selalu menangis setiap saat, terutama mereka yang baru saja lahir.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 November 2019  |  09:29 WIB
Alasan Kenapa Bayi Baru Lahir Tidak Mengeluarkan Air Mata saat Menangis
Bayi menangis di dalam pesawat - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bayi dikenal sebagai mahluk yang selalu menangis setiap saat, terutama mereka yang baru saja lahir.

Ketika lapar, ngompol, bahkan lapar mereka selalu mengekspresikannya dengan menangis. Tapi pernahkah Anda perhatikan kalau bayi baru lahir tidak pernah mengeluarkan air mata saat menangis.

Bayi baru lahir biasanya tidak akan meneteskan air mata karena saluran air mata mereka masih berkembang setelah lahir. Bayi yang baru lahir tidak dilahirkan dengan saluran air mata yang berfungsi penuh, dan saluran ini baru berkembang sampai bayi berusia dua bulan. Namun, pada beberapa bayi, saluran air mata dapat berkembang dari dua minggu sejak kelahiran.

Perbedaan waktu dalam pengembangan saluran air mata pada bayi baru lahir benar-benar normal dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Dokter menegaskan bahwa, bayi yang baru lahir dilahirkan dengan saluran air mata yang berfungsi dengan baik dan kelenjar air mata, air mata yang mereka hasilkan hanya cukup untuk melumasi dan melindungi mata. Dengan demikian membatasi jumlah air mata untuk dibagikan agar dapat mengalir turun di pipi bayi.

Namun, mata mereka menjadi lembab saat menangis. Ketika bayi mencapai satu bulan (sebenarnya antara satu dan tiga bulan), air mata akan menjadi lebih terlihat karena, pada saat itu, kelenjar air mata akan berfungsi dengan baik.

Para dokter menunjukkan bahwa, jika setelah bulan kedua bayi tidak menghasilkan air mata atau memproduksi terlalu banyak air mata, itu bisa menjadi indikasi bahwa saluran air mata dapat tersumbat dan terinfeksi. Saluran air mata yang tersumbat juga menyebabkan kemerahan dan pembengkakan.

Gejala saluran air mata yang tersumbat hanya akan terlihat setelah dua minggu infeksi dan dapat memengaruhi satu atau kedua saluran tersebut.

Namun, setelah infeksi atau penyumbatan mencapai periode minggu kedua - itu menjadi terlihat karena mata berair, genangan air mata di sudut mata yang tumpah ke pipi, bahkan ketika bayi tidak menangis

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bayi

Sumber : Boldsky

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top