Pertama Kalinya, Dua Film Reza Rahadian Rilis Bersamaan Bulan Ini

Dua film Reza Rahadian, yakni Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan serta Habibie dan Ainun 3, dipastikan akan sama-sama bersaing di bioskop tanah air melalui pemutaran perdananya pada 19 Desember mendatang.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  19:16 WIB
Pertama Kalinya, Dua Film Reza Rahadian Rilis Bersamaan Bulan Ini
Reza Rahadian dalam press conference film Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Selasa (10/12 - 2019)

Bisnis.com, JAKARTA – Dua film Reza Rahadian, yakni Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan serta Habibie dan Ainun 3, dipastikan akan sama-sama bersaing di bioskop tanah air melalui pemutaran perdananya pada 19 Desember mendatang.

Pemeran Dika dalam film Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan karya sutradara Ernest Prakasa tersebut mengakui ini adalah kali pertamanya dalam sejarahnya menjadi aktor membintangi dua film yang akan dirilis dalam waktu bersamaan.

“Enggak tahu (film rilis bersamaan). Karena yang satunya (Habibie & Ainun 3) sudah syuting lumayan agak jauh. Dan itu (tanggal tayang) kan memang wilayahnya produser, ya. Saya bahkan jujur waktu ditawarin film ini saya belum tahu tanggal pasti (rilis)nya. Kalau film yang satu (Habibie & Ainun 3) malah belum tahu sama sekali,” ungkapnya.

Meski begitu, Reza mengakui tingkatan kesulitan film Habibie & Ainun 3 berbeda dengan perannya sebagai Dika dalam film Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan karena sebagai Habibie, ia harus memerankan karakter biopik yang juga digabungkan dengan cerita fiktif.

“Film Habibie & Ainun 3, saya merasakan tingkat kesulitannya karena setengah fiktif dan biopik bukan fully scenario. Imperfect bicara Rara dan Dika, dan dialami oleh Ernest dan Meira. Keduanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda,” ujar Reza.

Produser film Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan, Chand Parwez Servia pun menuturkan untuk saat ini ia tidak terlalu terfokus pada jumlah layar yang akan menayangkan film ini, menyusul persaingan ketat dengan film produksi MD Pictures tersebut.

Baginya, stakeholder paling utama untuk sebuah film adalah penonton, dan ketika film dengan pesan yang baik bisa tersampaikan kepada penonton, maka keuntungan berupa materi akan mengikuti.

“Saya menyadari akhir tahun peak time, film yang akan beredar sesuai dengan berapa jumlah layar. Stakeholder paling utama itu penonton yang sudah merasakan. saya rasa dengan banyak penonton, layar akan datang dengan sendirinya. Kita 100 persen ikhlas dan berdoa dan support dari teman-teman semua akan sangat membantu,” tutup Chand Parwez.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, reza rahadian

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top