Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wabah Virus Corona, Mahasiswa NTB di Wuhan Aman

mahasiswa penerima beasiswa asal Nusa Tenggara Barat tengah menempuh pendidikan di Kota Wuhan, China berada dalam kondisi aman dari virus Corona.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Januari 2020  |  12:29 WIB
Virus Corona - bbc.co.uk
Virus Corona - bbc.co.uk

Bisnis.com, MATARAM - Sejumlah mahasiswa Indonesia termasuk yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat sedang menuntut ilmu di Wuhan, China.

Dilaporkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa asal Nusa Tenggara Barat tengah menempuh pendidikan di Kota Wuhan, China berada dalam kondisi aman dari virus Corona. Hal itu disampaikan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB.

Ketua Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB Imanuella Andilolo, mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak KBRI terkait upaya perlindungan mahasiswa NTB di kota tersebut.

"Kalau ada perkembangan kami di LPP akan segera dihubungi dan kami akan selalu monitor," ujarnya di Mataram, Minggu (26/1/2020).

Sejauh ini pemerintah China belum memberi akses masuk ke Wuhan, lantaran masih dalam kondisi terisolasi untuk menghindari penyebaran virus Corona.

Ia menjelaskan, di Kota Wuhan, ada empat orang penerima beasiswa darri NTB. Dari empat orang tersebut dua orang di antaranya sudah berada di Indonesia. Dua orang lainnya masih berada di Wuhan.

Dua orang mahasiswa penerima beasiswa NTB yang sudah berada di Indonesia tersebut sedang berada di luar Wuhan sebelum kota tersebut ditutup aksesnya oleh pemerintah China.

"Mereka kebetulan sudah keluar dari Wuhan sebelum akses ditutup untuk berlibur karena sekarang sedang liburan Tahun Baru China," katanya.

Sementara dua orang penerima beasiswa yang lain masih tetap tinggal di Wuhan. Mereka saat ini berada di asrama kampus dan difasilitasi oleh pihak kampus.

Kantin yang tadinya tutup selama musim liburan ini sudah kembali dibuka agar mahasiswa tidak perlu keluar asrama untuk mencari makanan.

Di sana, kata Imanuella, setiap hari dilakukan pengecekan suhu tubuh, karena gejala utama adalah demam.

"Sejauh ini dua penerima mahasiswa dari NTB itu dalam keadaan tidak sakit atau dalam kondisi sehat," kata Imanuella.

Terkait penerima beasiswa NTB di lokasi lain di China, LPP juga terus berkoordinasi dengan pihak kampus masing-masing dan KBRI.

"Situasi saat ini masih kondusif namun untuk antisipasi jadwal sekolah diundur sehingga disarankan oleh pihak KBRI dan sekolah untuk pulang saja kalau bisa mumpung libur panjang. Tapi tinggal di asrama juga tidak apa-apa karena langkah-langkah antisipatif sudah ditetapkan. Anak-anak diwajibkan untuk selalu ikut arahan kepala asramanya," kata Imanuella.

Imanuella juga meluruskan informasi yang dimuat di sebuah media online yang menyebutkan bahwa mahasiswa NTB yang sedang menempuh pendidikan di China akan dipulangkan semuanya oleh LPP.

"Tidak benar pernyataan yang muncul seperti itu," kata Imanuella.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Najamuddin Amy mengatakan, Pemprov NTB saat ini terus memantau perkembangan kondisi mahasiwa NTB di Kota Wuhan.

"Yang pasti dua orang yang masih tinggal di sana dalam kondisi aman dan sehat. LPP NTB juga proaktif memantau kondisi mereka," kata Najamuddin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top