Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Menghadapi Pertanyaan 'Kapan Kawin'

Bagi mereka yang masih single, menghadapi pertanyaan kapan kawin, adalah hal yang paling menakutkan setiap kali bertemu dengan teman atau kerabat dan keluarga.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  12:07 WIB
Ilustrasi - Wisegeek
Ilustrasi - Wisegeek

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi mereka yang masih single, menghadapi pertanyaan kapan kawin, adalah hal yang paling menakutkan setiap kali bertemu dengan teman atau kerabat dan keluarga.

Akibatnya, banyak orang yang belum menikah memutuskan untuk menghindari pertemuan dengan keluarga atau teman agar tidak berhadapan dengan pertanyaan yang menekan semacam itu.

Hal ini pasti sering dialami oleh mereka yang sudah memasuki usia siap menikah namun belum kunjung menggelar pesta pernikahan. Pertanyaan, sindiran bahkan cibiran mungkin disampaikan orang sekitar, tanpa ingin tahu apa alasannya Anda belum menikah.

Untuk mengatasi atau menghadapi pertanyaan kapan kawin tersebut, ada beberapa jawaban yang bisa Anda sampaikan pada mereka yang turut mencampuri urusan pribadi Anda tersebut. Berikut beberapa tipsnya seperti dikutip dari Boldsky.com :

1. Karir Kami Juga Penting

Jika pernikahan adalah hal yang paling penting bagi sebagian orang, maka beberapa orang juga menghargai karier mereka. Pekerjaan bukan hanya tentang menghasilkan uang tetapi melakukan sesuatu yang Anda sukai. Anda dapat membuang garis ini pada orang-orang yang meminta Anda untuk menikah hanya karena itu adalah ide kebahagiaan mereka. Baik itu keluarga atau teman Anda, beri tahu orang-orang bahwa dalam keadaan apa pun, Anda tidak akan berkompromi dalam karier Anda. Berpegang teguh pada pendapat Anda akan membuat orang lain menyadari bahwa stabilitas karier sangat penting dalam kasus Anda.

2. Kami Ingin Menyiapkan Pernikahan Yang Sempurna

Hal-hal baik terjadi dalam waktu, seseorang tidak harus proaktif untuk itu terjadi. Jika orang-orang di sekitar Anda memaksa Anda untuk menikah, beri tahu mereka bahwa perayaan pernikahan hanya dapat terjadi ketika semua orang senang menjadi bagian darinya. Biarkan orang-orang di sekitar tahu bahwa waktunya harus tepat untuk kedua pasangan yang ingin menghabiskan hidup mereka bersama. Lebih baik menunda perayaan daripada menyesal setelah itu selesai. Tidak apa-apa untuk mengambil waktu yang sangat dibutuhkan dalam merencanakan berbagai hal untuk masa depan.

3. Kita Akan Menikah Ketika Kita Siap

Pernikahan tidak seperti membeli sayuran dari pasar. Ini adalah tentang mengambil hubungan Anda selangkah lebih maju, sehingga kedua pasangan harus merasa sama nyamannya sebelum mengikat simpul. Ini bukan sesuatu yang orang lain akan putuskan untuk Anda. Jadi, jika Anda tidak siap untuk menangani tanggung jawab tambahan yang datang setelah menikah, katakan saja tidak.

4. Kami Ingin Menikmati Hubungan Kami Sekarang

Baris yang satu ini cukup untuk membuat orang lain mengerti bahwa Anda tidak ingin gangguan dalam hubungan Anda dan Anda ingin menjalani kehidupan dengan cara Anda. Menikah dan memiliki anak bukanlah hal yang disukai semua orang. Anda dan pasangan Anda juga bisa menjelaskan kepada orang lain, bahwa Anda sedang dalam fase bahagia saat ini.

5. Pernikahan Adalah Urusan Pribadi

Jika Anda percaya bahwa kedamaian Anda dipertaruhkan maka inilah yang seharusnya Anda katakan kepada orang lain untuk mengganggu Anda. Juga, Anda dan pasangan Anda dapat memberi tahu orang lain bahwa Anda telah merencanakan untuk menikah dalam upacara pribadi dan ingin tetap sederhana. Saat beberapa orang mengerti bahwa mereka tidak akan diundang, mereka juga akan berhenti mengganggu Anda dengan pertanyaan yang tidak diminta tentang pernikahan.

6. Kami Tidak Ingin Menikah

Salah satu cara sarkastik untuk menghindari tekanan dari masyarakat untuk menikah adalah dengan memberi tahu mereka, Anda tidak punya rencana untuk menikah sama sekali. Namun, saat Anda mengucapkan kalimat ini, Anda mungkin mendapatkan serangkaian pertanyaan lain seperti 'Mengapa Anda tidak akan menikah?'. Untuk ini, Anda bisa mengatakan bahwa "Kami tidak mau."


7. Kami Tidak Siap Untuk Tanggung Jawab Pasca-Pernikahan

Ada beberapa orang yang hanya khawatir menjadi bagian dari perayaan dan bukan tentang Anda atau kebahagiaan pasangan Anda. Orang-orang di sekitar Anda mungkin memberi Anda seratus alasan untuk menikah, tetapi Anda dan pasanganlah yang harus memutuskan apa yang baik untuk Anda berdua.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pernikahan

Sumber : Boldsky

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top