Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pahami Jenis Pengobatan Kanker

Penyakit kanker terjadi karena adanya perubahan perubahan genetik sel tubuh yang terakumulasi dan menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah sel yang baru dan jumlah sel yang mati.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  18:48 WIB
Ilustrasi kanker darah - Istimewa
Ilustrasi kanker darah - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Kenali berbagai jenis penyakit, diagnosa hingga penanganan yang tepat pada jenis kanker. Pengenalan dan penanganan yang tepat bakal memulihkan pasien dengan cepat.

Ahli Hematologi Onkologi Medik RSCM, Ikhwan Rinaldi, mengatakan pengobatan pada kanker dapat dibagi menjadi 2 bagian besar yakni pengobatan lokal dan pengobatan sistemik. Pengobatan lokal yang sering menjadi cara pengobatan kanker adalah operasi dan radiasi.

Prosedur penanganan local hanya dapat dilakukan pada sel kanker yang bersifat padat dan belum tersebar ke organ atau jaringan tubuh yang lain.

Sementara itu, pengobatan sistemik adalah pengobatan yang dilakukan dengan cara memasukkan obat ke dalam tubuh melalui mulut dengan cara ditelan dan bisa juga dimasukkan ke dalam pembuluh darah melalui suntik atau infus. Contohnya seperti kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.

Ikhwan menuturkan bahwa pengobatan kanker juga memiliki berbagai target tergantung pada stadiumnya.

"Umumnya pengobatan kanker bersifat paliatif jika kanker telah menyebar jauh yaitu meningkatkan kesintasan atau survival pada pasien. Makin dini diketahui [belum menyebar] dan diobati maka kesintasan atau survivalnya makin panjang bahkan dapat sembuh total," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (30/1).

Pengobatan kanker mendatangkan efek samping. Umumnya pasien yang melakukan prosedur pengobatan akan mengalami mual, pusing, muntah, dan stamina menurun.

Perjalanan pengobatan kanker modern telah berlangsung sejak 1900-an, di mana prosedur radiotherapy pertama kali diterapkan menggunakan x-ray.

Penyakit kanker terjadi karena adanya perubahan perubahan genetik sel tubuh yang terakumulasi dan menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah sel yang baru dan jumlah sel yang mati.

Sel kanker ini kemudian akan membentuk menjadi neoplasma atau tumor yang bersifat ganas karena dapat merusak jaringan tubuh normal seperti hati, paru-paru, tulang, dan otak hingga menyebar ke jaringan tubuh lainnya.

Faktor-faktor yang berperan dalam pembentukkan sel kanker antara lain mutasi gen, virus, radiasi sinar UV, rokok, zat kimia, dan pembelahan sel (cells dividing).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top