Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Benarkah Minuman Boba Sebabkan Sakit Ginjal?

Pafitri menganjurkan untuk mengonsumsi minuman boba hanya satu sampai dua gelas saja dalam sebulan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  07:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -Ahli gizi/dietcian Pafitri, S.K.M.,RD mengatakan pelengkap minuman manis seperti bubble atau dikenal dengan sebutan boba yang terbuat dari tapioka tidak menyebabkan batu ginjal, namun berpotensi untuk penyakit lainnya, misalnya pencernaan.

Dia mengatakan boba jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar tidak menyebabkan efek samping apa pun. Sebab boba merupakan jenis pati resistan atau untuk meningkatkan serat pangan.

"Enggak (penyebab batu ginjal), enggak sampai ke situ. Tapi lebih ke masalah pencernaan. Jadi mungkin dia lebih ke mengalami sembelit atau begah, karena dia kan lebih sulit dicerna tapi kalau wajar enggak apa-apa," ujar Pafitri dikutip dari Antara.

"Dia kan jenis pati resistan, jadi kalau dikonsumsi bagus, kalau berlebihan dia jadi tidak baik. Ya kan segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik," lanjutnya.

Pafitri menganjurkan untuk mengonsumsi minuman boba hanya satu sampai dua gelas saja dalam sebulan.

Selain itu, sebaiknya anak-anak dan atau lanjut usia (lansia) juga dihindari dari minuman tersebut.

"Anak-anak dan lansia harus diwaspadai karena bubble-nya yang kenyal itu kadang-kadang sulit dicerna. Karena kadang-kadang anak sudah besar tapi kemampuan mengunyahnya belum bagus," jelas Pafitri.

Dalam setiap 500ml minuman boba terdapat mengandung 500-800 Kal atau sekira dua sampai lima piring nasi putih 100 gram.

Jika diminum secara terus-menerus bisa memicu penyakit seperti hipertensi, diabetes, jantung dan kanker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top