Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WHO Lawan Hoax Soal Virus Corona Pakai TikTok

Aksi ini dilakukan dalam rangka memberikan sosialisasi dan informasi mengenai cara menghadapi penyebaran epidemi virus corona kepada masyarakat yang kini akrab dengan media sosial berbasis video pendek ini.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 03 Maret 2020  |  17:40 WIB
WHO Lawan Hoax Soal Virus Corona Pakai TikTok

Bisnis.com, BANDUNG – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggunakan sejumlah media sosial untuk memberikan sosialisasi dan informasi mengenai cara menghadapi penyebaran epidemi virus corona yang melanda banyak negara, termasuk Indonesia.

Dilansir dari The Verge, WHO telah meluncurkan akun TikTok yang digunakan untuk meluruskan sejumlah hoax atau informasi sesat mengenai virus corona. Pemanfaatan TikTok sebagai kanal sosialisasi disebabkan media sosial ini saat ini sedang popular di berbagai belahan dunia dan dinilai dekat dengan kalangan milenial.

Kepala Pencegahan dan Penagan Infeksi WHO Benedetta Allegranzi menjelaskan melalui video tiktoknya, mengenai sejumlah tindakan yang dapat dilakukan untuk membuat diri kita lebih kebal terhadap virus corona.

Melalui video pendek tersebut, WHO menautkan situs resminya.  Jika pengguna TikTok masih belum memahami mengenai informasi yang diterima dari video TikTok.

“Alasan Kami menggunakan TikTok untuk memberikan kepada masyarakat mengenai nasihat kesehatan yang bermanfaat dan tepat,” kata Benedetta dalam video tersebut, Selasa (3/3).

Di samping itu, peluncuran akun TikTok adalah bagian dari metode WHO untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai coronavirus dari orang-orang yang aktif bersosial media khususnya TikTok.

Menurut Tinjauan Teknologi MIT, WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah menghabiskan beberapa minggu terakhir melawan informasi yang sesat mengenai virus. Umumnya, informasi tersebut tersebar di platform digital seperti Facebook, Twitter, Tencent, dan TikTok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top