Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gaya Hidup Sehat Dimulai dengan Sajikan Makanan Bernutrisi di Rumah

Makanan lezat yang bernutrisi berawal dari masakan rumah. Survey menunjukkan 65 persen ibu rumah tangga atau ibu pekerja di Indonesia memasak tiga sampai empat kali dalam seminggu. Kini berbagai komunitas masak dan kuliner juga tumbuh pesat dengan anggotanya yang berjumlah hingga jutaan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 Maret 2020  |  10:55 WIB
Ilustrasi - Thecookingacademy
Ilustrasi - Thecookingacademy

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak lima tahun terakhir gaya hidup sehat para konsumen Indonesia, terutama yang tinggal di kota-kota besar, semakin meningkat. Masyarakat kini lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan, baik untuk diri sendiri dan keluarga melalui gaya hidup yang lebih aktif.

Tak heran jika berbagai pusat kebugaran semakin diminati, beragam komunitas olahraga bermunculan, serta restoran atau kedai makanan banyak menawarkan makanan sehat untuk menunjang kehidupan keluarga di era modern ini.  Berdasarkan hasil riset Neilsen pada 2016, 64% konsumen Indonesia bersedia membayar lebih untuk makanan tanpa bahan tertentu, bahan makan organik, rendah lemak dan rendah karbohidrat.

Makanan lezat yang bernutrisi berawal dari masakan rumah. Survey menunjukkan 65 persen ibu rumah tangga atau ibu pekerja di Indonesia memasak tiga sampai empat kali dalam seminggu. Kini berbagai komunitas masak dan kuliner juga tumbuh pesat dengan anggotanya yang berjumlah hingga jutaan.
Selain hobi, memasak di dapur menjadi aktivitas menyenangkan dalam menghadirkan makanan yang sesuai dengan selera anggota keluarga. Aneka resep masakan online yang lezat dan praktis pun menjadi incaran para pecinta masak. 
Mengonsumsi makanan bukan hanya tentang memenuhi rasa lapar. Konsumen juga harus memperhatikan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Untuk memperoleh gizi seimbang, diperlukan konsumsi dari kelompok makanan yang berbeda seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Zat-zat gizi tersebut diperlukan untuk menutrisi dan memperbaiki sel-sel tubuh, meningkatkan metabolisme serta menghasilkan energi untuk aktivitas sehari-hari. 
“Kami menyadari konsumen Indonesia saat ini lebih memperhatikan kesehatan dan kandungan nutrisi makanan yang mereka konsumsi. Di Sinar Mas Agribusiness and Food, para ahli teknologi pangan kami terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk kelapa sawit seperti minyak goreng dan margarin agar dapat memberikan manfaat nutrisi bagi para konsumen,” jelas Paul Wassell, Head of Research and Development di Sinar Mas agribusiness and Food dalam siaran pers yang diterima Bisnis.
Menurutnya, Sinar Mas Agribusiness and Food terus berupaya mendukung gaya hidup sehat masyarakat di tanah air. Tak hanya mengajak para konsumen memasak hidangan lezat, perusahaan juga mengajak para konsumen agar memperhatikan kandungan gizi dan nutrisi dalam masakan mereka. Kampanye Aksi Cinta yang diluncurkan perusahaan pada Januari 2020 hadir untuk konsumen agar dapat menyajikan makanan lezat, bergizi, praktis serta menarik di rumah. 
"Pusat Penelitian dan Pengembangan Sinar Mas Agribusiness and Food kami dilengkapi peralatan mutakhir dalam mengembangkan dan mereformulasi produk makanan untuk meningkatkan nilai nutrisi dan kualitas bagi para konsumen kami. Ahli teknologi pangan kami memastikan agar produk berbahan dasar kelapa sawit perusahaan, yaitu minyak goreng dan margarin memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh konsumen, seperti pro vitamin A, B, D dan E. Bagi mereka yang memiliki intolerensi laktosa atau vegetarian, produk perusahaan cocok untuk pola makan mereka sehari-hari," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nutrisi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top