Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Cerdas Gunakan Medsos di Tengah Pandemi Virus Corona

Sering terpapar pada lingkungan online yang merugikan ini dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental Anda
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  12:35 WIB
Ilustrasi - Hoovers
Ilustrasi - Hoovers

Bisnis.com, JAKARTA - Social distancing yang berlaku selama pandemi virus corona bisa berdampak terhadap kerusakan mental. Ditambah lagi apabila dalam masa itu, mereka yang menjalani social distancing sering membaca berita negatif mengenai virus corona di media sosial.

"Sering terpapar pada lingkungan online yang merugikan ini dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental Anda," kata Psikolog klinis Dr Roberta Babb dikutip dari Metro.co.uk, Kamis (26/3/2020).

Penggunaan berlebihan, dan keterlibatan pasif dengan media sosial menurut Roberta dapat memicu kecemasan, rasa bersalah dan kemarahan/frustrasi, depresi, isolasi serta ketakutan kehilangan dan ketakutan pendapat orang lain.

"Itu juga dapat memperburuk suasana hati, melukai diri sendiri, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri," katanya.

Kuncinya, menurut Roberta adalah memastikan untuk tidak 'pasif' dalam megonsumsi media sosial. Aktif di media sosial dengan memanfaatkan interaksi dengan pengguna lainnya dapat mengurangi perasaan kesepian selama pandemi global ini.

"Terlibat positif dalam media sosial dapat meredakan stres, kegelisahan, dan depresi, meningkatkan perasaan harga diri, kreativitas," imbuhnya.

Lantas bagaimana untuk terlibat secara aktif di media sosial. Berikut saran dari Roberta :

1. Ubah Topik

Anda bisa berdiskusi hal-hal lain selain tentang virus corina dengan teman online anda. Misalnya berdiskusi atau berdebat tentang buku, film, atau hal-hal baru yang sebelumnya anda tidak ketahui.

2. Rayakan Pencapaian Anda

Keterlibatan positif di media sosial juga mencakup berbagi hal-hal yang anda lakukan dengan baik dan tepat. Atau mungkin perbedaan terhadap hal-hal yang berhasil anda dikerjakan atau tidak.

Pada intinya, buat diri anda sibuk selama periode isolasi diri. Anda bisa juga membagikan tips dan mungkin saran untuk membuat paket barang yang dapat diberikan, disumbangkan ke badan amal, atau dijual secara online.

3. Buat Komunitas Online

Anda dapat menggunakan media sosial untuk menemukan cara-cara baru dan kreatif untuk melakukan aktivitas grup secara online. Ini bisa berupa latihan kelas, pelajaran menjahit, menonton film pada saat yang sama dan kemudian mendiskusikannya (Netflix Party), tips berkebun atau pot tips, kelas bahasa, sesi belajar atau les, meditasi, grup musik, atau bahkan sekadar kopi pagi hari.

4. Promosikan Tujuan yang Bermanfaat

Anda juga dapat menggunakan waktu ekstra anda di media sosial untuk meneliti dan mempromosikan hal-hal yang bermanfaat dan meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah penting yang mungkin telah diabaikan.

Terlibat secara positif di media sosial dengan topik yang anda sukai dapat membantu anda menemukan suara dan meningkatkan kepercayaan diri dan perasaan harga diri.

Salah satu masalah utama dengan media sosial adalah kenyataan bahwa media telah membuat kita 'selalu aktif'. Sebagai hasilnya, Roberta mengatakan bahwa banyak dari kita telah mengembangkan rasa takut akan kebosanan atau keheningan, ketidakmampuan untuk duduk bersama dan 'menjadi' diri kita sendiri.

Dia mengatakan bahwa untuk mengatasi ini, kita perlu mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan kita dengan media sosial, dan motivasi kita untuk menggunakannya di tempat yang tepat.

Sementara itu, Roberta menyebut teedapat elemen yang menunjukkan penggunaan media sosial terlalu banyak. Misalnya, kecemasan menunggu berita selanjutnya, perasaan tidak berdaya menghadapi begitu banyak kisah yang menjengkelkan, tekanan untuk memposting bahkan ketika kita merasa tidak enak.

Roberta memiliki beberapa tip untuk mengurangi efek negatif ini, antara lain:

1. Tetapkan Batas Waktu

Batasi jumlah waktu yang anda habiskan di situs media sosial. Jika ini terlalu sulit, instal aplikasi pemblokiran media sosial yang dapat membantu mengurangi gangguan anda, dan meningkatkan produktivitas Anda.

2. Batasi Jumlah Berita yang Anda Konsumsi

Jika Anda cemas tentang keadaan dunia dan merasa kewalahan oleh semua hal menyakitkan yang terjadi, anda bisa membatasi jumlah situs berita yang anda kunjungi, atau posting yang anda baca tentang suatu masalah-masalah tertentu seperti meningkatnya tingkat infeksi atau kematian.

3. Batasi Waktu Dengan Perangkat Anda

Batasi waktu yang anda habiskan untuk ponsel dan perangkat Anda. Tinggalkan mereka di ruangan lain jika anda akan memasak, misalnya.

Buat batasan sosial, dan singkirkan perangkat anda ketika melakukan tugas-tugas lain atau berbicara dengan orang lain, sehingga anda tidak terganggu.

4. Lakukan Hal-hal yang Tidak Online

Matikan pemberitahuan tentang pandemi virus corona. Pilah sumber informasi yang tepat untuk anda.

5. Bangun Rutinitas

Pastikan Anda memiliki rutinitas harian yang konstruktif dan rutin di malam hari. Cobalah untuk membatasi waktu anda di media sosial sebelum tidur, dan ketika anda bangun. Beri diri Anda kesempatan untuk beristirahat dan bangun dengan cara alami.

6. Berlibur di Media Sosial

Buat postingan yang memberi tahu orang-orang bahwa anda sedang istirahat dari aktivitas di media sosial dan akan kembali beberapa waktu nanti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

media sosial
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top