Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Aplikasi Meditasi Penangkal Stres

Terlebih bagi mereka yang memiliki kepribadia ekstrovert. Lebih dari dua pekan berdiam diri di rumah tidak bersosialisasi secara langsung tentunya sangat membosankan dan menyiksa.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 19 April 2020  |  12:37 WIB
Ilustrasi - Project/resource
Ilustrasi - Project/resource

Bisnis.com, JAKARTA – Tak dapat dipungkiri pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19 sukses membuat sebagian orang mengalami stress atau bahkan depresi.

Terlebih bagi mereka yang memiliki kepribadia ekstrovert. Lebih dari dua pekan berdiam diri di rumah tidak bersosialisasi secara langsung tentunya sangat membosankan dan menyiksa.

Sebuah studi baru-baru ini dari jurnal medis The Lancet mencatat bahwa dampak psikologis isolasi atau karantina tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya. Hal ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan mental mulai dari kecemasan dan kemarahan hingga gangguan tidur, depresi dan post-traumatic stress disorder (PTSD).

Lantas, apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang mungkin masih akan terus berlanjut selama beberapa pekan ke depan ini? Mendamaikan pikiran melalui meditasi mungkin bisa jadi solusinya.

Nah, jika Anda bingung bagaimana cara bermeditasi yang baik dan benar terdapat sejumlah aplikasi yang bisa anda jadikan instruktur virtual. Anda cukup mengunduh aplikasi tersebut di ponsel Anda kemudian tinggal ikuti langkah-langkah yang ada di dalamnya? Mudah bukan?

Berikut adalah aplikasi meditasi yang bisa Anda jadikan sebagai pedoman bermeditasi:

-Headspace (Android/IOS)

Aplikasi yang satu ini boleh dibilang menjadi aplikasi meditasi yang paling populer lantaran mudah digunakan. Selain itu, aplikasi yang dikembangkan oleh Andy Puddicombe, ilmuwan olahraga sekaligus biksu Budha ini juga ramah bagi pemula karena menyediakan informasi mengenai dasar-dasar meditasi, baik melalui artikel, video, maupun latihan langsung.

Headspace juga mencatat bagaimana kemajuan proses meditasi Anda. Selain itu, juga diampilkan berbagai kartun dan animasi yang menyenangkan. Terdapat 10 sesi gratis yang akan memandu Anda bagaimana melakukan dasar-dasar meditasi, dengan opsi untuk memilih lama meditasi selama tiga, lima, atau 10 menit.

-10% Happier Meditation and Sleep (Android/IOS)

Aplikasi ini mungkin cocok bagi Anda yang disibukkan dengan bermacam pekerjaan selama masa karantina. Selain itu, aplikasi yang dikembangkan dari judul buku yang sama ini juga cocok bagi Anda yang masih skeptis terhadap meditasi tetapi punya keinginan untuk mencoba.

Pasalnya, aplikasi ini menawarkan cara yang masuk akal dan dapat diterima bagi pemula untuk masuk ke dalam latihan meditasi. Aplikasi yang bisa digunakan secara cuma-cuma ini juga didukung oleh podcast yang bisa Anda dengarkan untuk menenangkan pikiran, termasuk ketika sedang bekerja.

-Stop Breathe and Think (Android/IOS)

Aplikasi yang satu menawarkan sesi meditasi yang dirancang khusus untuk membantu remaja dalam mengatasi tekanan emosional seperti stress dan depresi. Selain memandu Anda melakukan meditasi singkat, aplikasi ini juga dibekali dengan sejumlah musik untuk menenangkan pikiran.

Stop, Breathe & Think mengklaim dirinya sebagai aplikasi kesehatan emosional untuk generasi di bawah umur 25 tahun. Oleh karena itu, tampilan dari aplikasi ini dibuat layaknya sebuah komik dengan berbagai ilustrasi yang menarik.

Hal yang tak kalah menarik, aplikasi ini juga bisa melacak kemajuan proses meditasi Anda lewat stiker dan grafik. Anda juga bisa membandingkan bagaimana kondisi kesehatan mental sebelum dan sesudah meditasi.

-The Mindfullness (Android/IOS)

Boleh dibilang aplikasi ini adalah aplikasi meditasi yang paling ringan diantara yang lainnya. Hadir dengan tampilan dan menu yang sederhana aplikasi ini menyediakan 10 tingkatan meditasi yang bisa Anda pilih.

Seluruh tingkatan meditasi tersebut akan membuat Anda untuk lebih fokus dengan tujuan yang ingin kalian capai.

Anda akan dipandu oleh aplikasi ini untuk bermeditasi selama 30 menit. Sama seperti Stop Breathe and Think lainnya, Anda bisa melihat sejauh mana kemajuan kesehatan mental melalui sebuah grafik.

-Calm (Android/iOS)

Aplikasi ini adalah aplikasi meditasi yang layak dicoba bagi Anda yang senang dengan ketenangan alami. Calm menjadi aplikasi meditasi yang cukup populer lantaran menghadirkan meditasi dengan suara deburan ombak atau hutan yang menenangkan.

Aplikasi ini menyediakan serangkaian rencana yang dipandu seperti "21 hari ketenangan" yang memiliki panduan langkah demi langkah tentang cara memadukan perhatian ke dalam kehidupan sehari-hari kita.

Durasi latihan meditasi yang tersedia di Calm bervariasi, mulai dari 3 hingga 25 menit. Selain itu, Anda juga bisa mencoba program meditasi khusus yang dilakukan selama 10 menit setiap harinya.

Tidak hanya itu, terdapat pula berbagai cerita menarik yang bisa Anda simak untuk menenangkan pikiran dari aplikasi yang satu ini.

Pilihan tentu semuanya dikembalikan kepada Anda, mana aplikasi yang menurut Anda paling cocok untuk menemani Anda bermeditasi. Namun, apapun aplikasinya yang paling penting adalah fokus untuk mencapai apa yang disebut sebagai mindfullness. 

Menurut Meidy Marsella L., Psikolog dari Universitas Atma Jaya, Makassar mindfullnes punya peran penting untuk meluruskan kebingungan dan perasaan khawatir yang ada di dalam pikiran Anda agar tehindar dari stres atau depresi.

Untuk fokus bermeditasi tentunya yang pertama dibutuhkan adalah tempat yang tenang tanpa ada gangguan dari berbagai hal. Baru kemudian setelahnya Anda bisa memfokuskan diri pada sesuatu dengan melemaskan otot-otot yang tegang, menutup mata. dan menarik nafas dalam-dalam kemudian memperlambatnya secara perlahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi stres
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top