Tak Hanya Radang Sendi, Inilah Ragam Penyakit karena Kebanyakan Minum Kopi

Minum kopi lebih dari 5-6 cangkir kopi bisa membuat Anda gemuk, osteoartritis dan artropati (penyakit sendi), karena itu,lindungi diri Anda dengan membatasi asupan kopi.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  15:45 WIB
Tak Hanya Radang Sendi, Inilah Ragam Penyakit karena Kebanyakan Minum Kopi
Dalgona Coffee yang kini menjadi tren dan bisa dibikin di rumah. - Instagram @sherubi

Bisnis.com, JAKARTA – Minum kopi lebih dari 5-6 cangkir kopi bisa membuat Anda gemuk, osteoartritis dan artropati (penyakit sendi), karena itu,lindungi diri Anda dengan membatasi asupan kopi.

Apakah Anda coffeeholic? Saatnya untuk mengurangi asupan kopi, karena sebuah studi baru menunjukkan bahwa minum terlalu banyak kopi dapat meningkatkan ragam penyakit seperti risiko osteoartritis (radang sendi), artropati (penyakit sendi), dan obesitas.

Cappuccino, latte atau black short, dan kopi adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia.

Tetapi apakah itu baik atau buruk bagi kesehatan Anda dapat diklarifikasi secara genetika, seperti penelitian pertama di dunia dari University of South Australia's Australian Centre for Precision Health menunjukkan bahwa konsumsi kopi berlebih dapat menyebabkan kesehatan yang buruk.

Dikutip dari medindia.net, menggunakan data dari lebih dari 300.000 peserta di UK Biobank, para peneliti memeriksa hubungan antara kebiasaan konsumsi kopi yang diinstrumentasi secara genetis dan berbagai macam penyakit, menemukan bahwa terlalu banyak kopi dapat meningkatkan risiko osteoartritis, artropati (penyakit sendi) dan obesitas.

Dalam penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Profesor Hyppönen dan tim, enam cangkir kopi sehari dianggap sebagai batas atas konsumsi yang aman.

Mengapa buruk bagi kesehatan?

Pakar epidemiologi genetika dari University of South Australia, Profesor Elina Hyppönen, mengatakan risiko apa pun yang terkait dengan kebiasaan minum kopi bisa memiliki implikasi yang sangat besar bagi kesehatan populasi.

"Secara global, kita minum sekitar tiga miliar cangkir kopi setiap hari, jadi masuk akal untuk mengeksplorasi pro dan kontra terahdap kesehatan kita," kata Profesor Hyppönen.

"Biasanya, efek dari konsumsi kopi diselidiki menggunakan pendekatan pengamatan, di mana perbandingan dibuat terhadap non-peminum kopi. Tetapi ini dapat memberikan hasil yang menyesatkan."

"Dalam studi ini, kami menggunakan pendekatan genetik - yang disebut analisis MR-PheWAS - untuk menetapkan efek sebenarnya dari konsumsi kopi terhadap 1.117 kondisi klinis. Meyakinkan, hasil kami menunjukkan bahwa, minum kopi moderat sebagian besar aman."

"Tetapi itu juga menunjukkan bahwa kebiasaan konsumsi kopi meningkatkan risiko tiga penyakit: osteoartritis, artropati dan obesitas, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan penderitaan yang signifikan bagi individu dengan kondisi ini."

"Kelebihan konsumsi kopi dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit tertentu," kata Hyppönen.

"Untuk orang dengan riwayat keluarga osteoarthritis atau radang sendi, atau bagi mereka yang khawatir tentang pengembangan kondisi ini, hasil ini sebagai pesan peringatan."

"Tubuh umumnya mengirimkan pesan yang kuat sehubungan dengan konsumsi kopi, jadi sangat penting bagi individu untuk mendengarkan ini ketika mengonsumsi kopi."

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kopi, penyakit

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top