Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Video Curhat Rasisme Meghan Markle Kembali Muncul di Tengah Protes George Floyd

Di dalam video tersebut, Markle menjelaskan bagaimana hidup sebagai seseorang biracial atau yang memiliki 2 garis keturunan berbeda.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  17:26 WIB
Meghan Marke yang kini bergelar Duchess of Sussex menghadiri rangkaian perayaan ulang tahun Pangeran Charles ke-70 di Istana Buckingham, 22 Mei 2018. - Reuters
Meghan Marke yang kini bergelar Duchess of Sussex menghadiri rangkaian perayaan ulang tahun Pangeran Charles ke-70 di Istana Buckingham, 22 Mei 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah gelombang protes atas kematian George Floyd, video lama Meghan Markle yang berbicara mengenai pengalamannya terkait rasisme, kembali viral.

Dilansir dari Express UK, video tersebut dibuat pada 2012, ketika Duchess of Sussex itu berpartisipasi dalam kampanye "I Won't Stand For" untuk badan amal Erase the Hate. Kala itu, Markle masih menjadi artis di Amerika Serikat dan belum bergabung dengan keluarga kerajaan.

Di dalam video tersebut, Markle menjelaskan bagaimana hidup sebagai seseorang biracial atau yang memiliki 2 garis keturunan berbeda.

"Saya biracial. Sebagian besar orang tidak tahu aku berasal dari keturunan apa dan sebagian besar hidupku terasa seperti lalat di dinding," tutur istri Pangeran Harry dalam video tersebut.

Markle yang mengenakan kaos bertuliskan "I Won't Stand For Racism" itu melanjutkan bagaimana orang-orang membuat lelucon tentang dirinya dan mengatakan hal-hal rasis terhadap ibunya, Doria Ragland.

"Jadi untukku, selain dipengaruhi secara pribadi oleh rasisme, hanya untuk melihat lanskap seperti apa negara kita sekarang, dan ingin segalanya menjadi lebih baik," sebutnya.

Dia melanjutkan bahwa sejujurnya, ras adalah bagian dari apa yang menentukan kepribadian seseorang. "Saya pikir yang menggeser segalanya adalah bahwa dunia benar-benar memperlakukan Anda berdasarkan penampilan Anda. Orang-orang tertentu tidak melihat saya sebagai wanita kulit hitam atau wanita yang bernafsu," bebernya.

Markle menyebut banyak pihak yang memperlakukannya berbeda karena tau dia berdarah campuran. Dia terus berjuang melawan rasisme tersebut dan berharap semua akan lebih baik ke depannya.

Ketika Markle meninggalkan Los Angeles, dia melihat bagaimana perbedaan persepsi tentang ras.

Dalam pernyataan penutupan yang menyedihkan, Markle mengatakan dia berharap bahwa dunia akan lebih menerima pada saat dia menjadi seorang ibu.

"Saya sangat bangga dari mana saya berasal dan ke mana saya pergi. Tapi, ya, saya berharap bahwa pada saat saya memiliki anak-anak, orang-orang bahkan lebih terbuka terhadap bagaimana segala sesuatunya berubah dan bahwa memiliki dunia yang bercampur aduk adalah segalanya," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rasisme pangeran harry dan meghan markle
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top