Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kelebihan Perempuan Saat Masuk dalam Bisnis Ekspor Impor

Pebisnis perempuan memiliki kelebihan yakni teliti, tekun, multitasking, lebih sabar dan lemah lembut dalam menghadapi konsumen.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  19:38 WIB
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Dunia ekspor impor selama ini mayoritas didominasi dengan kaum pria. Hal ini sempat membuat Lina Tan ragu membangun perusahaan ekspor impor di Medan. Namun, dia melihat justru di sinilah peluang bagi perempuan untuk masuk dalam industri bisnis ekspor impor.

Di bawah bendera usaha PT Intradita Prosimpex, Lina mulai memberanikan diri untuk masuk dalam dunia ekspor impor pada 1999. Menurutnya, sebagai seorang pebisnis, wanita memiliki kelebihan yang tidak dimiliki pria. Sifat teliti, tekun, multitasking, lebih sabar dan lemah lembut dalam menghadapi customer adalah beberapa dari sekian banyak contohnya.

Dari pertama memulai usaha pada 1999, hingga kini Lina telah mengembangkan bisnisnya dan mengekspor produk-produk Indonesia yang terbagi dalam tujuh kategori. Mulai dari household, toiletries, napkins, beverage, food, condiment, canned food, dan kitchen ingredient.

Hingga kini, bisnis Lina telah merambah hampir ke 30 negara, seperti Singapura, Malaysia, Australia, New Zealand, Israel, Libya, dan bahkan Tiongkok. Walau awalnya terdengar menantang, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangatnya dalam berbisnis.

Sebab, dengan menjalankan bisnis, Lina Tan bisa bertemu, berinteraksi, dan memahami orang-orang yang menjadi customer yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan negara.

Untuk mengembangkan dan memperluas pangsa pasar, Lina memanfaatkan platform e-commerce, salah satunya Alibaba.com sehingga bisnisnya kian eksis ke beberapa Negara. Tidak sia-sia, luasnya jaringan Alibaba membuat Lina meraup keuntungan dalam bisnisnya tersebut.

Saat awal bergabung, Lina ikut sebagai free member sebelum akhirnya memutuskan untuk menjadi pengguna berbayar dikarenakan peningkatan pemasukan yang konsisten.

“Dalam berbisnis, saya menggunakan platform Alibaba.com untuk memperluas jaringan ke buyer di berbagai Negara. Melalui Alibaba, saya jadi lebih mudah berinteraksi dengan calon buyer. Bagi para pelaku UMKM jangan takut untuk memulai bisnis ekspor impor karena saat ini semua semakin mudah,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor peluang bisnis perempuan ekspor impor
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top