Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahli dari Inggris Peringatkan Bahwa Vaksin Corona Mungkin Tidak Pernah Ada

Ahli medis dari Inggris memperingatkan bahwa mungkin tidak akan pernah ada vaksin terhadap Covid-19
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  15:57 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi virus corona baru atau Covid-19 masih berlangsung. Para ilmuwan dari berbagai negara terus melakukan berbagai upaya untuk menghadapi pandemi, termasuk mencari vaksin yang efektif dan aman.

Namun demikian, ahli medis dari Inggris memperingatkan bahwa mungkin tidak akan pernah ada vaksin terhadap Covid-19. Kate Bingham, Ketua Gugus Tugas Vaksin Inggris menyatakan bahwa tidak ada jaminan sama sekali ditemukannya obat yang berfungsi untuk semua.

“Kita harus berhati-hati karena tidak bisa jadi tidak akan pernah ada vaksin terhadap virus corona. Apa yang telah kami tugaskan adalah melindungi populasi Inggris dari Covid-19 melalui berbagai upaya dan melakukannya secepat mungkin,” katanya seperti dikutip Metro, Selasa (21/7).

Sebagaimana diketahui penyakit Covid-19 berasal dari keluarga virus corona, yang mencakup berbagai penyakit menular lainnya. Dia merujuk pada kenyataan bahwa tidak ada vaksin terhadap SARS, jenis penyakit lain dari keluarga virus corona.

“Tidak ada vaksin melawan Malaria, melawan HIV, dan ini adalah penyakit yang kita ketahui dengan baik. Jadi tidak ada yang pasti bahwa kita ini [vaksin Covid-19] juga dapat dilakukan, tetapi data awal yang ada terlihat menggembirakan,” imbuhnya.

Sejatinya para ilmuwan telah lama memperingatkan hal yang serupa, bahwa tidak ada jaminan vaksin bakal tersedia. Alih-alih, mereka menyarankan agar masyarakat melakukan pembatasan jarak sosial dan tindakan pencegahan lain yang dapat dilakukan.

Adapun, data dari World Health Organization (WHO) menyatakan ada lebih dari 20 vaksin yang saat ini sedang menjalani proses uji klinis. Sejumlah negara bahkan sudah meneken kontrak dengan perusahaan pembuat vaksin untuk kebutuhan masing-masing.

Belum lama ini, pemerintah Inggris misalnya yang telah mengumumkan bahwa mereka telah mengamankan akses awal ke 90 juta dosis vaksin virus corona potensial yang saat ini masih dikembangkan.

Chris Whitty, Kepala Petugas Medis Inggris mengatakan bahwa masyarakat di negara itu bakal hidup dengan Covid-19 hingga tahun depan. Kendati sudah ada vaksin potensial, peluang untuk tersedia pada akhir tahun ini sangat kecil.

Sir Patrick Vallance, Kepala Penasihat Ilmiah Inggris juga menggemakan peringatan senada, yang merujuk pada ketidakpastian ketersediaan vaksin dalam waktu dekat atau bahkan hingga kapan pun. Kendati, University of Oxford tengah mengembangkan vaksin potensial.

Hasil temuan dari pengembangan vaksin Oxford cukup menjanjikan. Akan tetapi banyak yang khawatir bahwa vaksin mungkin tidak akan efektif.

Persoalan tentang herd immunity juga telah dibahas sebagai solusi lain, tetapi sekali lagi para ahli mengatakan bahwa hal ini bukan sebuah kepastian dan dapat menyebabkan jumlah kematian yang tak terhitung.

Bingham mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh satuannya kini adalah mengidentifikasi vaksin yang paling menjanjikan di berbagai kategori, sehingga mereka bisa yakin bahwa ada vaksin yang terbukti aman dan efektif yang bisa digunakan.

“Ini mungkin tidak akan menjadi vaksin tunggal untuk semua orang. Kami mungkin membutuhkan berbagai vaksin untuk berbagai kelompok orang,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top